Printer 3 Dimensi Dapat Menciptakan Keuntungan Bisnis Yang Besar

Pernah mendengar tentang Printer 3 Dimensi? Kini mencetak design dalam bentuk 3 Dimensi sudah bukan hal yang mustahil. Printer 3 Dimensi memang teknologi yang terbilang cukup baru di Indonesia sehingga peluang bisnis dalam kategori ini akan sangat besar. Rata-rata dalam kota besar di Indonesia hanya ada 1 - 3 pengelola jasa 3D printing. Bahkan di beberapa kota masih belum ada yang memulainya. Tentu hal ini menjadi nilai lebih bagi Anda yang mungkin menjadi yang pertama kali memulai bisnis jasa 3D printing di kota Anda. Lalu apa saja yang dapat kita lakukan dengan printer 3D?


Berikut ini 4 pilihan bisnis yang dapat Anda lakukan menggunakan 3D Printer :

1. Jasa 3D Printing

Harga 3D printer Indonesia memang masih terbilang cukup mahal jika hanya digunakan untuk keperluan sesaat. Oleh sebab itu banyak orang yang lebih senang menggunakan jasa cetak 3D Printing daripada membeli alatnya. Bisnis ini juga cukup bagus untuk dijalankan meskipun jika Anda tidak terlalu memiliki skill dalam 3D design, Anda dapat membuka jasa 3D Printing dengan catatan tanpa editing.

2. Menjual Aksesori Hasil Cetak 3D

Anda juga dapat memproduksi aksesori seperti gantungan kunci, hiasan dinding, patung, miniatur, dsb lalu menjualnya dalam bentuk eceran yang tentunya akan memiliki harga yang lebih mahal dari sekedar menjual jasa cetak 3D. Untuk modelingnya bisa didapat dari situs-situs penyedia file .STL  atau format file 3D gratis.

3. Menerima Pesanan Souvenir Unik

Hampir setiap hari akan ada event di sebuah kota, entah event dari suatu organisasi seperti meeting, maupun event pribadi semisal pernikahan. Dalam event-event tersebut penyelenggara akan memerlukan souvenir unik untuk dibagikan pada hadirin. Dalam hal ini Anda perlu memiliki kemampuan design karena kebanyakan pelanggan masih awam dalam design 3D.

4. Memproduksi Peralatan Inovasi Sendiri

Hal yang menarik dari 3D printer adalah Anda dapat membuat hampir apapun secara nyata. Terutama jika Anda miliki kreatifitas tinggi atau Anda memiliki ilmu lain yang dapat diintegrasikan dengan produk 3D Printing. Sebagai contoh, rekan i-Bisnis dapat membuat radio sendiri dengan kemampuan elektro yang Anda miliki dibalut kerangka dan cover hasil 3D printing sehingga produk Anda memiliki ciri khas yang berbeda.

Selain keempat bisnis tersebut, mungkin rekan-rekan i-Bisnis memiliki ide yang lebih kreatif dalam pemanfaatan 3D printer. Karena hampir semua benda dapat dibuat dengan mudah dan cepat menggunakan 3D Printer. Cara kerja Printer 3D sebenarnya cukup mirip dengan printer 2 Dimensi hanya saja dengan penambahan ketinggian sehingga diperoleh hasil yang timbul menjadi 3 Dimensi.

Jenis-jenis 3D Printer yang telah beredar secara umum saat ini antara lain:

1. RepRap 3D Printer

Box Model Reprap 3D Printer
Box Model RepRap
3D printer jenis open source ini cukup populer karena mereka mengusung firmware gratis bernama Repetier, sehingga banyak printer 3D dapat dibuat dengan harga yang lebih terjangkau. Produsen yang sudah cukup terkenal adalah Prusa.

- Delta 3D Printer
Sesuai dengan namanya Printer berbentuk segi enam ini terlihat cukup sederhana karena hanya mengandalkan gerakan dari 3 motor penggerak yang berada di 3 pilar utamanya untuk mengarahkan posisi extruder pada koordinat yang tepat.

- Box Model 3D Printer
Model ini cukup banyak diminati karena lebih mudah untuk perbaikan dan modifikasi atau upgrade. Dengan mengusung bentuk persegi membuat pergerakan motor lebih leluasa dalam menentukan titik koordinat extruder. Dalam beberapa tipe juga telah dilengkapi dengan auto leveling yang berarti alas yang digunakan untuk hasil cetak akan secara otomatis menyesuaikan dengan sisi dasar design.

2. Factory Assembled 3D Printer

Assembled 3D Printer
Assembled Printer oleh MakerBot
3D Printer jenis ini dibuat secara pabrikan sehingga diperoleh kualitas yang dapat dikatakan lebih baik secara akurasi maupun kehalusan hasil cetak. Jenis Assembled biasanya dibuat menggunakan firmware khusus sehingga memiliki harga yang jauh lebih mahal dari pada jenis reprap. Namun jenis Assembled ini tentunya lebih mudah dioperasikan dan mendapat dukungan penuh dari produsennya ketika printer mengalami masalah. Salah satu produsen yang terkenal dalam pembuatan printer 3D jenis ini adalah MakerBot.

Dengan semakin canggihnya inovasi-inovasi pengembang printer 3D menjadikan pengoperasian Printer 3D cukup mudah bahkan bagi pengguna awam sekalipun. Namun, ada satu hal yang cukup menjadi kendala untuk pemanfaatan optimalnya yaitu Anda harus mampu membuat design 3D jika Anda ingin memproduksi produk hasil design Anda sendiri atau membuat design sesuai permintaan pelanggan. Tapi jika Anda belum bisa atau terlalu sibuk untuk belajar kembali mengenai design 3D, Anda dapat menyewa jasa freelance atau mencari rekanan kerja yang memahami design 3D.

Keuntungan yang didapat dari bisnis jasa 3D printing cukup beragam tergantung dari biaya operasional printer, tingkat kesalahan, tipe dan bahan yang digunakan, dsb. Namun hal yang menarik disini adalah dengan persaingan yang masih terbilang kecil, Anda dapat mengatur sendiri tarif yang Anda inginkan. Dari hasil penelusuran i-Bisnis, secara umum tarif jasa cetak design 3D dengan bahan PLA dan ABS adalah Rp 2.500,- sd Rp. 5.000,- per gram tanpa editing. Sedang harga filament PLA dalam 1 kg paling murah sekitar Rp. 250.000,-. Dengan konversi 1 kg = 1.000 gr, maka dengan menghabiskan 1 kg filament dapat dihasilkan jasa cetak antara Rp. 2.500.000 sd Rp 5.000.000,-.



Demi kenyamanan dan keamanan pengguna dan memastikan bahwa setiap komentar pembaca telah kami terima, maka setiap komentar akan kami moderasi terlebih dahulu. Harap tidak melakukan spam link, atau memberi komentar yang tidak berhubungan dengan topik artikel.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon