Tampilkan postingan dengan label Modal Ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modal Ringan. Tampilkan semua postingan

Pekerjaan Yang Membuat Kaya Tanpa Keluar Rumah

Kerja Tanpa Keluar Rumah yang Bisa Membuat Kaya
Apa yang Anda pikirkan ketika Anda mendengar salah satu tetangga Anda berhenti dari pekerjaannya, Ia tidak terlihat sedang manjalankan suatu bisnis, dan jarang sekali terlihat sibuk keluar rumah tetapi setiap bulan bisa berlibur, dalam beberapa bulan punya kendaraan baru, dan sebagainya? Mungkinkah tetangga Anda tersebut memiliki makhluk gaib, pesugihan, atau ilmu terlarang lain? Jangan berprasangka buruk dahulu.

Kini dengan perkembangan teknologi, semakin banyak pilihan penghasilan yang bisa kita kerjakan tanpa harus keluar rumah dan bahkan hal sederhana ini jika dikembangkan bisa menjadikan kita kaya. Tentu saja dengan sedikit memanfaatkan perkembangan internet di era global ini, bukan hanya target pasar nasional saja yang bisa kita bidik, namun juga hingga ke seluruh belahan dunia. Menariknya lagi, dengan mendapatkan penghasilan di dalam rumah, Anda bisa terus berkumpul bersama keluarga tercinta setiap hari. Seperti mimpi bukan? Terutama bagi pemilik kepribadian introvert yang kurang suka bertemu banyak orang / orang asing.

Inilah beberapa kegiatan yang bisa membuat Anda kaya tanpa harus keluar rumah:

1. Trader

Banyak orang kaya mendadak karena menjadi trader pada bursa efek, bermain forex, atau binnary. Beberapa orang menganggap kegiatan ini seperti sebuah perjudian, ya, itu jika Anda tidak mengerti apa yang Anda lakukan saat trading dan hanya mengandalkan keberuntungan saja. Namun seorang trader sejati sesungguhnya memerlukan keahlian dengan mempelajari apa yang akan mereka beli dan menentukan waktu yang tepat untuk menjual sesuai target yang mereka harapkan. Menjadi seorang trader memiliki resiko yang sangat besar, namun hal ini cukup sebanding dengan yang mereka peroleh mengingat banyak orang yang bisa kaya mendadak tanpa harus keluar rumah dengan menjadi trader.

2. Investasi

Berbeda dengan trader, seorang investor menempatkan modalnya untuk investasi jangka panjang dan memperoleh keuntungan pasif dari hasil investasinya. Warren Buffet merupakan salah satu investor yang paling sukses yang menempatkan investasinya pada saham-saham perusahaan pilihan. Ia mengaku bahwa selama berinvestasi, ia tidak akan pernah menjual saham investasinya selama ia meyakini bahwa ia menempatkan investasi pada perusahaan yang tepat. Bagaimana dengan masyarakat yang masih awam terkait investasi saham? Selain investasi saham, banyak pilihan investasi lain yang tidak memerlukan keahlian khusus seperti Reksa Dana, Emas, Properti, dan lainnya. Kenali jenis investasi yang cocok bagi Anda melalui Tips Investasi Bagi Orang Awam.

3. Blogger

Benarkah dengan menulis blog Anda bisa menjadi kaya? Jika Anda mencari di Google, Anda bisa menemukan banyak sekali orang yang berubah hidupnya dengan menjadi penulis blog. Dengan mengasah keterampilan Anda dalam dunia blogging, mengetahui cara membuat kata kunci, mengenal optimasi SEO, dan tips blogging lainnya, tidak mustahil Anda bisa menjadi kaya tanpa keluar rumah hanya dengan menulis blog. Cara membuat blog agar diterima saat mendaftar Google AdSense dapat Anda temukan dalam artikel kami.





4. Freelance

Kini kegiatan freelance tidak harus dengan bekerja paruh waktu di restoran, toko, percetakan, dll. Anda bisa dengan mudah mencari pekerjaan freelance yang dibutuhkan secara online dalam berbagai situs yang menghubungkan pemilik proyek dengan freelancer. Bahkan menariknya, banyak pekerjaan mudah yang mereka cari seperti copy writter, data entry, data research, dsb. Beberapa pekerjaan yang secara umum banyak peminatnya antara lain graphic designer, penerjemah, programmer, dan penulis artikel. I-Bisnis tambahkan sedikit tips bagi freelancer, selalu utamakan kepuasan pelanggan Anda, semakin baik reputasi Anda maka akan semakin banyak yang akan mencari jasa Anda.

5. Dropship

Dengan semakin maraknya toko online merupakan sebuah penanda bahwa saat ini orang-orang cukup senang berbelanja secara online dengan segala kemudahannya. Anda pun bisa menjual produk orang lain tanpa harus memiliki produk tersebut atau dikenal sebagai dropshiper. Anda bisa menjual produk yang diproduksi warga sekitar Anda secara online, atau membantu pelanggan Anda mendapatkan produk impor yang membutuhkan akun khusus dan mengirimkannya langsung ke tempat tujuan. Tertarik menjadi importir? Baca artikel: Menjadi Reseller Barang Impor Ternyata Mudah.

6. Penulis Buku

Cara ke enam untuk menjadi kaya tanpa keluar rumah adalah dengan menjadi penulis buku. Memang untuk menulis sebuah buku dibutuhkan pengetahuan yang memadai dan waktu yang tidak bisa dikatakan cepat. Namun dengan menulis buku, Anda bisa memperoleh penghasilan secara berkelanjutan selama ada orang yang membeli buku ciptaan Anda. Banyak orang  memilih profesi sebagai penulis buku mengingat pendapatan yang dihasilkan dari menjual sebuah buku bisa cukup fantastis. Bahkan kini Anda tidak perlu mencetaknya pada kertas, Anda bisa menjual buku tersebut dalam bentuk file dan menjualnya online sebagai sebuah e-book. Salah satu penyedia layanan penjual e-book ini adalah play store oleh google.

7. Jasa Kursus Online

Jika Anda memiliki keahlian khusus pada suatu bidang, tidak ada salahnya Anda mencoba menyediakan jasa kursus online. Jasa kursus online kini banyak diminati karena kemudahan aksesnya tanpa harus bertatap muka langsung dan pemilihan waktunya lebih flexibel. Ada beberapa cara memasarkan jasa kursus online anda yaitu dengan membuat pendaftaran situs, atau video tutorial yang bisa Anda upload secara online. Selain penghasilan dari keahlian yang Anda ajarkan, Anda juga memperoleh penghasilan lain dengan menempatkan iklan pada situs / video yang Anda buat.

Jika Anda melihat tetangga Anda yang tidak memiliki pekerjaan namun bisa semakin kaya tanpa keluar rumah, mungkin tetangga Anda merupakan salah satu pembaca artikel ini.


Mulai Investasi Reksadana Syariah dan Non Syariah

Mulai Investasi Reksa dana Mudah dan Menguntungkan
Bagi Anda yang ingin mengembangkan tabungan dari sebagian penghasilan Anda ada beberapa pilihan yang dapat dilakukan. Secara umum orang menyimpan tabungan mereka di Bank dengan mengharapkan bunga Bank. Namun, bukannya semakin bertambah, secara tidak langsung, tabungan mereka justru semakin berkurang akibat biaya administrasi Bank. Meski ada fasilitas Bank lainnya yang menjanjikan return (kembalian) cukup tinggi seperti Deposito, namun nilainya tidak sebanding dengan besarnya inflasi setiap tahunnya. Lalu, bagaimana kita bisa mengembangkan tabungan kita?


Apa itu reksa dana?

Reksa dana adalah sebuah wadah yang menerima modal / dana dari berbagai investor untuk dikelola oleh Manajer Investasi (MI) dengan membeli Saham, Obligasi, Pasar Uang, index, dan lainnya dalam bentuk unit penyertaan (UP) yang akan menjadi portofolio Anda. Membeli reksa dana sama halnya dengan Anda menabung, yang mana tabungan Anda dalam Bank Kustodian akan dikelola oleh Manager Investasi untuk diinvestasikan sesuai dengan pilihan jenis investasi Anda. Dalam berinvestasi reksa dana pun Anda tidak terikat oleh waktu, Anda bisa kapan saja menjual reksa dana milik Anda yang akan di proses biasanya antara 2-4 hari kerja.


Mengapa perlu berinvestasi di reksa dana?

Bagi sebagian orang, berinvestasi banyak sekali macamnya, ada yang memilih deposito, aset properti atau emas dan juga saham. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa dengan deposito, Anda mungkin akan mendapat return 6-8% per tahun, sedangkan rata-rata inflasi bisa mencapai 5-20%, maka deposito Anda tetap akan tergerus inflasi. Sedangkan untuk berinvestasi properti memang cukup menggiurkan, dimana harga properti akan terus meningkat cukup tajam, namun untuk berinvestasi properti dibutuhkan modal yang cukup besar hingga ratusan juta rupiah, selain itu dengan maraknya penipuan yang menawarkan rumah murah, namun akhirnya terdapat sengketa atau bahan bangunan yang tidak berkualitas sehingga bangunan rentan dan tidak bertahan lama.

Investasi emas saat ini memang cukup aman karena kita tidak lagi harus menyimpannya secara langsung, namun kita tetap diminta membayar biaya penyimpanannya, atau walaupun kita menyimpanan secara langsung, saat Anda ingin menjualnya, tentu toko emas akan menawar dengan harga dibawah harga pasar, hal ini pun akan mengurangi keuntungan investasi Anda. Dalam berinvestasi saham saat ini memang sudah cukup terjangkau dibanding beberapa tahun lalu dimana saat ini jumlah per satu lot saham diperkecil menjadi hanya 100 lembar yang sebelumnya 500 lembar/lot. Dengan fluktuatif harga saham yang sangat cepat, Anda harus mengetahui seluk beluk saham dari perusahaan yang ingin Anda beli secara pasti, kebanyakan investor pemula trauma berinvestasi karena mereka kurang memiliki pengetahuan itu dan hanya berharap pada keberuntungan. Maka disinilah Anda memerlukan manajer investasi yang akan mengendalikan modal Anda dalam reksadana.

Untuk berinvestasi dalam reksa dana, Anda tidak perlu terlalu khawatir akan mengalami kerugian besar karena modal anda akan dibagi (diversifikasi) dalam beberapa instrumen berbeda untuk mengurangi resiko dan meningkatkan keuntungan. Menariknya lagi, jika Anda berinvestasi saham, maka investasi Anda dikenakan pajak dan Anda wajib menuliskannya pada SPT, tetapi tidak untuk reksadana, karena reksadana bukanlah salah satu objek pajak.


Macam-macam bentuk reksa dana

Ada cukup banyak bentuk reksa dana yang ditawarkan oleh Manajer Investasi, namun secara umum Anda perlu memahami 5 bentuk reksadana berikut ini:

1. Reksa Dana Saham (RDS) 

Reksa dana yang melakukan investasi portofolionya lebih dari 80% ke dalam efek bersifat ekuitas (saham). Efek saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain melalui pertumbuhan harga-harga saham dan pembagian keuntungan (dividen) namun dalam reksa dana dividen yang diterima tidak akan dibagikan secara langsung pada pemilik reksadana namun diinvestasikan kembali oleh manajer investasi sehingga meningkatkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana, dengan adanya reinvest tersebut dapat mengurangi besar kerugian ketika harga saham jatuh, tetapi juga meningkatkan keuntungan ketika harga saham naik. Reksa dana saham memberikan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar namun juga memiliki resiko yang besar.

2. Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Reksa dana yang melakukan investasi 80% pada efek pasar uang yaitu efek hutang yang berjangka waktu kurang dari satu tahun, seperti SBI, deposito. Reksadana pasar uang merupakan reksadana yang memiliki risiko terendah namun juga memberikan return yang terbatas.





3. Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT)

Reksa dana pendapatan tetap adalah reksa dana yang malakukan investasi lebih dari 80% pada portofolio yang dikelolanya ke dalam surat hutang (obligasi). Risiko investasi yang lebih tinggi dari reksadana pasar uang membuat nilai return bagi reksadana jenis ini juga lebih tinggi tetapi tetap lebih rendah daripada reksadana campuran atau saham.

4. Reksa Dana Campuran (RDC)

Reksa dana ini melakukan investasi dalam efek ekuitas (saham) dan efek hutang (obligasi) yang perbandingannya tidak termasuk dalam kategori reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana saham. Potensi hasil dan risiko reksa dana campuran dapat lebih besar dari reksa dana pendapatan tetap namun lebih kecil dari reksa dana saham.

5. Reksa Dana Index (RDI)

Reksa dana Index merupakan reksa dana yang isinya adalah sebagian besar dari index tertentu (tidak semua, yang penting merefleksikan index tersebut) dan dikelola secara pasif, artinya tidak melakukan jual beli di bursa, kecuali ada subscription (pembelian) baru atau redemption (penjualan), oleh karenanya reksadana index biasanya keuntungan dan kerugiannya sebanding dengan index tersebut (jika ada selisih, biasanya selisihnya kecil). Jika reksadana tersebut diperjualbelikan di bursa, maka disebut Exchange Traded Fund (ETF) dan harganya berfluktuasi tiap detiknya, sehingga membuatnya mirip saham.


Memilih Resadana yang sesuai dengan profil resiko Anda

Sesuai dengan kebijakan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa setiap penyedia layanan keungan wajib mengetahui profil resiko investornya. Ketika Anda mendaftar pada layanan tersebut maka mereka akan membantu Anda mengenali jenis profil resiko yang tepat untuk Anda. Meskipun pada kenyataanya, Anda lah yang akan menentukan bentuk investasi tersebut. Dalam menentukan profil resiko ada beberapa hal yang menjadi penilaian antara lain: usia, besaran pendapatan, tujuan investasi, pengetahuan mengenai investasi, dll. Secara garis besar profil resiko investor dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:
- Agresif : Cenderung mencari keuntungan lebih besar dan berani menanggung resiko yang besar pula. Reksa dana yang sesuai: RDS & RDI.
- Moderate : Mencari keuntungan yang cukup besar namun cukup berhati-hati dalam menilai resikonya. Reksa dana yang sesuai: RDC & RDPT.
- Konservatif : Investor yang lebih mengutamakan keamanan modal dengan mendapat keuntungan yang tidak begitu signifikan. Reksadana yang sesuai: RDPU & RDPT.

Bagaimana cara membeli reksa dana?

Saat ini terdapat puluhan Manajer Investasi yang tersedia dengan beragam produk investasi. Anda bisa mengunjungi kantor mereka atau jika Anda tidak memiliki waktu atau akses langsung, Anda kini bisa mendaftar secara online. Dari pengalaman penulis saat ini menggunakan layanan dari Bareksa.com sebagai supermarket dimana Anda bisa menemukan puluhan manajer investasi reksa dana disana dengan produk-produk unggulannya. Indikator-indikator yang diberikan pun cukup lengkap dan sederhana sehingga cukup membantu bagi investor pemula atau bahkan yang sudah cukup ahli. Bareksa pun telah terdaftar dalam OJK sehingga cukup terjamin keamanannya. Untuk mendaftar secara online Anda akan diminta mengisi formulir profil dengan lampiran scan KTP, NPWP, dan buku tabungan. Setelahnya Anda akan diminta memberikan tandatangan elektronik pada dokumen yang dikirimkan ke email Anda (disarankan membuka melalui perangkat touch screen untuk mempermudah). 


Indikator penting untuk diketahui sebelum membeli reksadana

Seperti halnya ketika Anda ingin membeli kendaraan, Anda harus tahu performa kendaraan tersebut dan spesifikasinya bukan? Begitu pula dengan reksa dana yang merupakan kendaraan Anda menuju tujuan investasi Anda. Sebelum membeli portofolio reksa dana ada banyak indikator yang bisa menjadi acuan Anda dalam memilih suatu reksa dana. Dari sekian banyak indikator, setidaknya Anda perlu mengetahui indikator berikut ini:





1. Prospectus & Fund Fact Sheet

Prospectus merupakan penawaran yang diberikan oleh manajer investasi dan beberapa peraturan yang perlu diketahui oleh investor. Fund Fact Sheet berisi profil secara umum mengenai profil manajer / produk investasi. Dalam Fund Fact Sheet Anda akan menemukan kemana manajer investasi akan menggunakan modal Anda dan bagaimana performa investasi yang mereka kelola selama ini. Di bidang apa mereka akan menggunakan modal Anda.

2. Beta

Beta merupakan index resiko investasi. Hal ini sebanding dengan nilai kemungkinan return yang diperoleh. Semakin tinggi nilai beta maka bisa jadi Anda mendapat keuntungan yang tinggi pula. Namun selalu ingat bahwa “keuntungan investasi yang tinggi diikuti resiko yang tinggi” begitu pula sebaliknya.

3. Grafik NAB

Berbeda dengan saham, keuntungan reksadana tidak dipengaruhi oleh seberapa banyak portofolio yang Anda miliki tetapi seberapa besar peningkatan Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau persentase peningkatan harga jual reksadana. Dalam grafik tersebut anda bisa menilai apakah reksadana tersebut memiliki performa baik di masa lalu dan apakah masih akan berpotensi meningkat. Meski hal ini berfluktuasi, namun pada umumnya dalam jangka panjang nilai reksada akan terus meningkat seiring dengan index IHSG.

4. Return & Risk

Seperti halnya index Beta, namun dalam situs Bareksa, Anda akan menemukan indikator Return dan Risk yang terpisah dalam 5 tingkatan. Hal ini akan cukup membantu Anda dalam memutuskan reksa dana mana yang terbaik. Biasanya tingkat return akan sebanding dengan tingkat resiko (risk), namun jika Anda menemukan reksa dana dengan return tinggi namun risk rendah, maka resadana tersebut cukup layak untuk dibeli.

5. Barometer Bareksa

Ini merupakan indikator terbaik yang hanya ada di Bareksa untuk menilai apakah reksa dana tersebut layak untuk investasi atau tidak. Indikator ini terlihat dalam 5 tingkatan dengan lingkaran yang memiliki warna khusus sesuai jumlah dana kelolaan manajer investasi.

Indikator Penting Reksadana


Tips dalam bertransaksi reksa dana:

1. Bedakan Investasi dengan Spekulasi

Inilah yang kadang salah diartikan oleh sebagian orang. Berinvestasi itu membutuhkan waktu lebih panjang bukan keuntungan sesaat. Anda mungkin bisa mengambil keuntungan dari kenaikan harga reksadana, dengan membeli ketika harga rendah, dan menjual ketika harga tinggi. Tapi dalam berinvestasi hal itu berarti Anda membantu perusahaan yang sedang membutuhkan dana untuk berkembang. Percayalah pada perusahaan yang Anda perkirakan akan tumbuh. Anda akan mendapatkan keuntungan lebih dari sekedar berspekulasi pada kemungkinan naik turunnya harga.

2. Tentukan target dan tujuan investasi

Bermacam-macam orang melakukan investasi dengan tujuan untuk membeli rumah dalam 10-20 tahun kedepan, atau berinvestasi untuk biaya kuliah anak beberapa tahun kedepan, atau Anda mungkin ingin membeli mobil atau untuk pensiun dini dari hasil investasi. Disinilah perlunya mengetahui tujuan dan jangka waktu yang ditargetkan untuk mengetahui seberapa besar sebaiknya Anda menyisihkan tabungan untuk berinvestasi. Anda dapat menggunakan alat simulasi reksa dana yang disediakan oleh Bareksa.

3. Ketahui kemana uang Anda akan diinvestasikan

Seperti yang kita ketahui, bahwa ada banyak pilihan reksa dana yang tersedia, dalam Fund Fact Sheet Anda dapat menemukan perusahaan atau pasar apa Manajer Investasi Anda mengalokasikan dana dari Anda. Hal ini penting diketahui, dengan mengenal apa yang Anda beli, maka Anda pun dapat memperkirakan apakah kemungkinan reksa dana Anda akan tumbuh dimasa mendatang atau bahkan akan turun.

4. Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang

Meski Anda melihat ada satu manajer investasi terbaik, jangan Anda tempatkan seluruh tabungan Anda disana. Ambil beberapa reksa dana, karena Anda tidak akan pernah tahu jika tiba-tiba terjadi penurunan.

5. Kendalikan emosi, yakinkan pada diri sendiri

Meski fluktuasi reksadana tidak setajam saham, namun akan tetap ada fluktuasi yang terjadi. Harga protofolio Anda bisa bergerak naik atau turun. Disinilah seringnya investor pemula menjadi panik ketika ada penurunan harga atau terlalu gembira ketika ada kenaikan harga tiba-tiba. Sehingga mereka menjual reksa dananya karena takut rugi terlalu banyak padahal saat itu perusahaan sedang memulai kebangkitannya atau karena takut harga akan jatuh saat sudah tinggi padahal kenaikan masih akan terus terjadi.

Tertarik untuk berinvestasi? Mulailah saat ini juga, semakin lama Anda menaruh investasi Anda di pasar yang tepat, maka keuntungan Anda akan semakin berlipat-lipat.

Baca: Review Pengalaman Hasil Investasi Reksadana


Jangan menunggu; tidak akan pernah ada waktu yang tepat. Mulailah di mana pun Anda berada, dan bekerja dengan alat apa pun yang Anda miliki. Peralatan yang lebih baik akan ditemukan ketika Anda melangkah.” – Napoleon Hill

Cara Mudah Mendapatkan Bitcoin dan Altcoin

Cara Mendapatkan Bitcoin Tanpa Kerja Keras
Siapa saja tentunya ingin memperoleh pendapatan pasif tanpa harus kerja keras bukan? Mungkin Anda sendiri pernah mendengar ini sebelumnya. Koin-koin ini merupakan koin virtual yang disebut Crypto Currency. Salah satu koin yang terkenal ini adalah Bitcoin (BTC). Bitcoin merupakan sebuah mata uang digital yang dibuat oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Bitcoin merupakan Crypto Currency (mata uang kriptografi) yang tidak tersentralisir, berbeda dengan uang umum yang tersentral pada Bank yang dipengaruhi sistem pemerintahan. Crypto Currency merupakan sebuah database yang memiliki jumlah tetap dan tersebar pada berbagai Node jaringan Peer to Peer ke jurnal transaksi. Selain Bitcoin, kini sudah bermunculan Altcoin (koin alternatif) seperti Ether (ETH), Dash, Monero, Litecoin, dsb. yang memiliki prinsip kerja mirip dengan Bitcoin, hingga saat ini nilai Altcoin terbilang lebih kecil daripada Bitcoin. Koin-koin ini hampir sama berharganya dengan emas sehingga mulai banyak orang yang memperebutkannya. Sebagai gambaran, tahun 2015 lalu nilai kurs Bitcoin hanya berkisar 5 Juta / BTC, tetapi kini melonjak hingga menyentuh angka 40 Juta / BTC dan masih terus menanjak. Bagaimana dengan 5 tahun berikutnya? Bahkan ada banyak cara untuk mendapatkan Bitcoin dengan mudah.

Usaha Sampingan Di Rumah Tape Ketan Hitam

Bisnis Rumahan Tape Ketan Hitam
Ada cukup banyak macam-macam produk usaha sampingan yang dapat dilakukan di rumah untuk dijual menjadi produk bernilai jual tinggi. Salah satu bisnis rumahan tersebut adalah bisnis kuliner berupa Tape Ketan Hitam. Tape memang cukup populer bagi masyarakat jawa saat acara-acara adat atau keagamaan. Terutama untuk Tape Ketan bagi masyarakat jawa karena Ketan menjadi simbol keakraban dalam masyarakat. Selain Tape Ketan, ada juga Tape Beras dan Tape Singkong. Dari segi manfaat, Tape Ketan dikenal memiliki antioksidan tinggi dan cukup baik bagi sistem pencernaan.

Cara pengolahan Tape Ketan Hitam untuk usaha sampingan di rumah.


Bahan:

- Ketan Hitam (1 Kg)
- Ragi Tape (2 butir)
- Gula Halus (2 Sdm)

Cara Membuat:

  1. Cuci ketan hitam menggunakan air bersih lalu rendam selama satu malam (12 Jam) agar ketan menjadi lebih lunak saat diolah.
  2. Tiriskan dan bilas kembali ketan untuk selanjutnya di kukus hingga matang atau kurang lebih selama 30 Menit
  3. Ambil tampah atau wadah yang lebar dan beri lapisan daun pisang atau plastik bersih lalu ratakan ketan hitam yang telah dikukus dan dinginkan.
  4. Setelah ketan dingin, haluskan ragi tape yang telah dipersiapkan lalu taburkan merata pada ketan hitam. Anda dapat menggunakan saringan teh untuk menaburkannya agar lebih merata.
  5. Untuk menambah rasa manis, Anda juga bisa menaburkan gula halus setelah ragi.
  6. Siapkan wadah bersih dan dapat ditutup rapat seperti toples, Anda dapat menambahkan beberapa lembar daun pisang untuk melapisi bagian dalam toples.
  7. Masukan olahan ketan dalam toples dan tunggu hingga 2-4 hari, jangan membuka toples selama masa fermentasi agar proses pematangan tidak terganggu.


Dalam membuat Tape pastikan bahwa setiap wadah dan air yang digunakan benar-benar bersih. Karena dalam proses fermentasi jika terdapat zat asing, dapat menggagalkan proses atau membuat rasa tape tidak sesuai yang kita harapkan. Meski proses pembuatannya cukup sederhana dan terbilang mudah, tetapi membuat tape dengan takaran yang benar-benar tepat sesuai selera mungkin dibutuhkan beberapa kali percobaan.

Pemasaran, biaya dan keuntungan usaha sampingan bisnis tape ketan hitam di rumah.

Agar produk Tape Ketan Hitam dapat terjual dan mudah ditemukan oleh calon pembeli maka dibutuhkan pemasaran yang tepat sasaran. Anda dapat mengajak kerjasama beberapa toko swalayan atau minimarket disekitar lokasi Anda. Berikan kemasan dan label agar produk Anda dikenali pelanggan. Jangan lupa juga untuk mencantumkan tanggal kadaluarsa meski produk tape ketan dianggap tidak memiliki batas kadaluarsa, hanya saja kandungan alkohol hasil proses fermentasi akan terus meningkat selama produk belum dikonsumsi. Selain itu rasa Tape ketan Hitam juga akan berubah. Untuk menghindari hal itu sebaiknya Anda menetapkan masa layak konsumsinya.

Untuk 1 Kg Ketan Hitam dapat menghasilkan sekitar 12 Porsi. Harga yang ditawarkan penjual cukup beragam, tergantung seberapa besar porsi yang diberikan dengan harga antara Rp. 5000,- hingga Rp. 8000,-. Di area Kalimantan bahkan dapat terjual dengan harga Rp. 14.000,- per porsi. Sebagai perkiraan, kita coba ambil harga jual Rp. 7000,- / porsi x 12 Porsi = Rp. 84.000,-. Sedangkan harga bahan untuk pembuatan Tape Antara lain, Ketan Hitam (Rp. 7000,- / kg) + Ragi Tape ( Rp. 2000,- / butir) hanya dibutuhkan Rp. 10.000,- saja. Sehingga Anda dapat mengambil keuntungan hingga Rp. 74.000,- / kg bahan. Semakin banyak yang Anda produksi maka semakin besar keuntungan Anda.

Menarik bukan keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari Bisnis Rumahan produk Tape Ketan Hitam? Silahkan Anda coba dirumah, lalu undang beberapa rekan Anda untuk mencoba sambil mempromosikan produk Anda. Bagikan artikel ini pada rekan Anda yang kebingungan mencari bisnis rumahan. Klik subscribe untuk berlangganan artikel dari kami langsung ke alamat email Anda.


Cara Menjadi Content Writer Dan Keuntungannya

Mengenal Jasa Content Writer, Profesi Bagi Seorang penulis
Siapa yang menyangka bahwa menulis artikel bisa menghasilkan pendapatan cukup besar. Jika Anda memiliki hobi menulis artikel maka menyediakan jasa menjadi Content Writer bisa menjadi pekerjaan yang menarik bagi Anda. Content Writer adalah sebutan bagi penulis artikel untuk blog / website. Artikel merupakan bagian terpenting bagi sebuah blog atau website. Oleh sebab itu bagi beberapa Blog / Website dibutuhkan jasa penulis artikel untuk mengisi kekurangan artikel mereka. Tarif yang ditawarkan penyedia jasa menjadi Content Writer pun beragam dengan rata-rata tarif antara 3000 – 5000 rupiah per 100 kata, sedangkan untuk sebuah artikel standart memerlukan 300 – 700 kata. Para penulis konten biasanya terbagi menjadi dua tipe jasa yaitu Content Writer dan Copywriter.

Perbedaan antara jasa Content Writer dengan jasa Copywriter

1. Jasa Content Writer

Seperti penjelasan singkat sebelumnya bahwa Content Writer adalah penulis konten blog / website secara original berdasarkan pemikiran sendiri atau dengan referensi. Menjadi seorang content writer haruslah dituntut untuk memiliki pengetahuan dan kreatifitas. Menulis sebuah artikel original mengenai suatu tema (niche) butuh banyak persiapan seperti mengumpulkan data, membuat kerangka dan mengembangkannya. Tidak hanya itu, seorang content writer juga sebaiknya mengetahui bagaimana mengoptimalkan artikel pada mesin pencari.

2. Jasa Copywriter

Seorang Copywriter bertugas untuk mengajak pembaca untuk melakukan suatu tujuan seperti membeli produk tertentu, mengunjungi suatu website, atau kegiatan persuasif lainnya. Seorang copywriter dituntut untuk bisa mengoptimalkan kata kunci dalam suatu artikel sehingga ketika ada calon pelanggan yang mencari suatu produk dapat menemukan artikel tersebut pada halaman pertama mesin pencari.

5 cara meningkatkan kemampuan menulis artikel jika ingin menjadi Content Writer.

1. Banyak Membaca

Dengan membaca dapat meningkatkan pengetahuan dan kosa kata Anda untuk menulis sebuah artikel. Pengetahuan merupakan modal penting seorang Content Writer, meski Anda tidak dituntut untuk mengetahui semua hal namun dengan memahami bidang yang akan Anda tulis dapat membantu Anda dalam membuat susunan artikel.

2. Memahami Search Engine Optimation (SEO)

Sebuah artikel akan mendapat banyak kunjungan jika muncul pada halaman pertama mesin pencari seperti Google, Bing dan lainnya. Untuk dapat menduduki halaman pertama mesin pencari memang bukan perkara mudah karena faktor persaingan yang cukup ketat serta dukungan struktur web dan artikel. Sebagai seorang content writer, Anda sebaiknya memahami bagaimana menempatkan kata kunci dalam artikel yang Anda buat dengan terlihat cukup natural.

3. Mau Menerima Kritik dan Saran

Beberapa penyedia jasa content writing menerima permintaan revisi dari pelanggan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas artikel. Beberapa kritik maupun saran dapat menjadi masukan yang baik bagi Anda dalam meningkatkan kualitas tulisan Anda. Ada beberapa penulis memiliki kecenderungan tertentu seperti penggunaan kata hubung “yang” terlalu banyak sehingga mesin index artikel akan memasukkan kata tersebut sebagai satu kata kunci meskipun sebenarnya kata tersebut bukan target kata kunci yang diinginkan.

4. Menulis Layaknya Anda Sebagai Pembaca

Sebuah karya tulis ada agar orang lain dapat menikmati tulisan tersebut sebagai sumber pengetahuan atau sekedar wacana dan hiburan. Menempatkan diri Anda sebagai pembaca dapat membuka pandangan Anda mengenai kenyamanan pembaca karya Anda. Atau sebagai alternatif lain cobalah meminta orang lain untuk membaca artikel Anda sebelum Anda memberikannya pada klien.

5. Pahami Batas Anda

Mendapatkan banyak permintaan penulisan artikel merupakan rejeki besar untuk Anda. Namun sebaiknya Anda memahami batasan Anda agar tidak ada permintaan yang terbengkalai dan mengecewakan klien. Jika dalam sehari Anda hanya mampu membuat 2-3 artikel maka sebaiknya Anda mengatakan pada pelanggan Anda bahwa saat ini Anda sedang penuh permintaan atau alternatif lainnya adalah dengan berbagi pekerjaan pada rekan penulis konten lainnya.

Cara mendapatkan klien yang membutuhkan jasa Content Writer.

Setelah mengetahui sekilas bagaimana profesi seorang Content Writer, tentu tidak akan lengkap tanpa bagaimana mendapatkan klien yang membutuhkan jasa tersebut. Berikut ini beberapa alternatif yang bisa menjadi tempat Anda berburu klien:

1. Membuat blog / website sendiri

Jika Anda menulis kata “penyedia jasa Content Writing” maka Akan banyak muncul website yang menawarkan jasa Content Writer dengan penawaran yang berbeda-beda. Membuat sebuah blog / website sendiri bisa menjadi pilihan yang baik selain untuk menunjukan profesionalitas Anda, juga dapat memancing lebih banyak orang yang membutuhkan jasa Anda melalui mesin pencari.

2. Menjadi anggota web freelance

Ada beberapa penyedia web freelance yang dapat Anda ikuti antara lain Freelancer, Fiver, Sribulancer, dsb. Anda dapat menawarkan jasa Anda pada calon klien yang membutuhkan jasa seorang content writer. Namun Anda juga harus benar-benar dapat bersikap profesional karena setiap pekerjaan yang Anda selesaikan akan mendapat penilaian dari klien Anda dan mempengaruhi reputasi Anda.

3. Mengajukan proposal

Selain itu Anda juga bisa menawarkan proposal Anda secara langsung ke beberapa blog / web yang sekiranya membutuhkan jasa Content Writer. Anda dapat mengajukan proposal melalui halaman Kontak (Contact Us) atau dengan mengirimkan email langsung pada administrator web.

4. Masuk dalam komunitas blogger

Pilihan ke empat adalah dengan bergabung dengan komunitas blogger dan online marketing. Selain mencari klien, pada komunitas tersebut pun Anda dapat belajar banyak hal termasuk bagaimana mengoptimalkan kata kunci untuk meningkatkan standart SEO artikel.

Itulah beberapa poin dan masukan bagi Anda yang hobi menulis dan berminat menjadi penyedia jasa Content Writer. Bagikan artikel ini jika Anda merasa artikel ini bermanfaat atau klik Subscribe dan daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru kami langsung ke email Anda.

Ini Dia Bisnis Tanpa Modal Dan Mudah Untuk Dicoba

Bisnis Tanpa Modal
Banyak orang yang masih ragu dalam memulai usaha dengan alasan tidak memiliki modal. Padahal, sekarang ini sudah banyak bisnis-bisnis yang bisa dilakukan tanpa perlu mengeluarkan modal sedikitpun. Asalkan Anda memiliki keinginan yang kuat untuk berusaha dan belajar, berbisnis bukanlah menjadi hal yang menakutkan lagi. Banyak orang yang bertanya adakah Bisnis tanpa modal? Jawabannya adalah ada, bahkan banyak. Tidak ada modal tidak berarti Anda tidak berusaha bukan? Justru usaha ini bisa menjadi batu lompatan agar Anda bisa mendapatkan modal yang cukup untuk memulai bisnis yang lebih besar. Peluang usaha tanpa adanya modal ini bisa dilakukan oleh siapapun, baik oleh ibu rumah tangga, mahasiswa, dan lain sebagainya.

Contoh Usaha Kecil-Kecilan di Rumah Yang Menghasilkan

Bisnis Sederhana di Rumah untuk Para Ibu Rumah Tangga
Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti Anda tidak bisa bekerja bukan? Apalagi sekarang ini ada banyak sekali ibu rumah tangga yang berhasil sukses dengan usahanya. Dengan melakukan Bisnis kecil-kecilan di rumah, Anda para istri bisa membantu suami dari segi keuangan. Selain itu, Anda juga bisa berkembang menjadi wanita yang lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung dengan suami. Kebutuhan rumah dan anak-anak juga bisa terpenuhi. 

Menjadi wanita karir bukan berarti meninggalkan tugas Anda sebagai seorang istri. Nyatanya, banyak wanita di luar sana yang bisa menyeimbangkan antara bekerja dengan mengurus anak dan suami di rumah. Jika Anda masih khawatir keluarga tidak akan terurus saat bekerja kantoran di luar, maka menjalankan bisnis kecil-kecilan di rumah bisa dijadikan sebagai solusi terbaik. Menariknya, bisnis yang akan i-Bisnis ulas kali ini tidak memerlukan banyak modal sehingga risiko kerugian yang mungkin terjadi tidak akan terlalu besar.

Berikut ini bisnis kecil-kecilan di rumah yang menghasilkan untuk Ibu rumah tangga.

1. Bisnis Makanan Ringan

Bisnis sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah adalah bisnis camilan seperti keripik, kue basah, bolu, kue ulang tahun dan lain sebagainya. Sebagai contoh kue Cupcake yang dapat Anda lihat pada artikel Bisnis Cupcake. Mengingat Anda berperan sebagai ibu rumah tangga dan tidak bisa terlalu sering keluar rumah, Anda bisa memanfaatkan jasa kurir untuk memasarkan camilan yang dibuat. Apalagi sekarang ini semua lebih mudah semenjak adanya internet. Cobalah Anda manfaatkan media online untuk menjajakan camilan kepada para pengguna internet. Saat ada yang tertarik membelinya, Anda bisa langsung mengirim camilan melalui jasa antar barang. Menariknya, sekarang ini sudah banyak jasa antar barang yang menyediakan layanan antar jemput sehingga Anda tidak perlu repot-repot keluar rumah. Namun perlu diingat, Anda juga harus mempertimbangkan tingkat daya tahan camilan yang dibuat agar tidak mengecewakan konsumen nantinya.

2. Menjadi Penjahit

Anda memiliki kemampuan untuk menjahit ataupun mendesain? Maka tidak ada salahnya jika Anda mencoba bisnis menjahit di rumah. Agar tempat jahit pakaian Anda laku, Anda harus banyak mencari referensi terkait dengan busana yang sedang trendi saat ini. Kelebihan dari Bisnis sederhana di rumah ini adalah Anda tidak perlu mengeluarkan banyak modal. Cukup dengan membeli perlengkapan menjahit seperti mesin jahit, benang, jarum, dan lain sebagainya, Anda sudah bisa mejalani bisnis ini.

3. Membuat Kerajinan Tangan

Bisnis rumahan yang bisa Anda coba selanjutnya adalah membuat kerajinan tangan. Jika Anda tertarik dengan bisnis ini, cobalah mengikuti kursus khusus atau belajar secara otodidak di internet. Karena di internet, ada banyak sekali video tentang membuat kerajinan tangan menggunakan berbagai macam peralatan dan barang-barang. Bahkan, tak sedikit pula kerajinan tangan yang bisa dibuat dari barang-barang yang tidak terpakai seperti cangkang telur, plastik kopi, daun kering, botol bekas dan lainnya. Di pasaran, produk kerajinan tangan biasanya dijual dengan harga yang tinggi. Sehingga Anda bisa menghasilkan banyak uang dari bisnis ini.

4. Bisnis Warung Makan

Masakan Anda enak? Cobalah untuk bisnis warung makan di depan rumah Anda. Bisnis warung makan sekarang ini sangat menguntungkan karena banyak orang yang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk memasak seperti mahasiswa, pegawai kantor, dan lain sebagainya. Bisa Anda lihat sendiri, betapa ramainya warung-warung di pinggir jalan saat siang hari. Peluang ini tentu bisa Anda jadikan sebagai bisnis yang menjanjikan. Jika berhasil, Anda bisa mengembangkan usaha warung makan Anda menjadi rumah makan yang besar.

5. Menjual Produk Online

Tidak memiliki cukup banyak modal? Anda bisa mencoba bisnis online sebagai dropshipper. Dengan menjadi dropshipper, Anda tidak perlu modal apapun selain ponsel yang bisa mengakses internet. Karena tugas Anda pada dasarnya hanyalah memasarkan produk orang lain kepada konsumen. Harga yang ditawarkan bisa disesuaikan dengan keinginan Anda. Saat ada konsumen yang memesan, maka Anda hanya perlu meminta penjual untuk mengirim barang ke alamat yang diberikan konsumen atas nama Anda. Tentu saja, Anda harus membayar barang tersebut ke penjual aslinya dengan harga yang sudah ditentukan oleh kedua belah pihak.

Berikut tadi merupakan beberapa Bisnis sederhana di rumah yang bisa Anda coba. Semoga ulasan ini menambah wawasan berbisnis Anda. Jika Anda menyukai artikel kami, klik tombol Subscribe di atas untuk berlangganan artikel kami langsung ke email Anda.