Tampilkan postingan dengan label Saham. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham. Tampilkan semua postingan

7/16/18

Saham Dividend Yield Tertinggi Versi IDX High Dividend 20 (periode Februari - Juli 2020)

Saham Dividend Yield Tertinggi Versi IDX High Dividend 20 (periode Februari - Juli 2020)


Seperti yang telah i-bisnis tuliskan dalam artikel Cara Investasi Saham, dapat Anda temukan bahwa dalam investasi saham Anda dapat memperoleh keuntungan dari Capital Gain dan pembagian Dividen. Penjelasan mengenai pengertian Capital Gain dan perbedaannya dengan Dividen dapat Anda lihat pada artikel tersebut karena artikel ini akan membahas khusus mengenai seluk-beluk Dividen secara lebih detail.

Dividen merupakan pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham / stakeholder sesuai dengan jumlah lembar saham yang dimiliki. Bagi seorang investor jangka panjang, besar nilai dividen merupakan hal yang cukup berarti dalam menentukan kelayakan dalam membeli saham perusahaan tersebut untuk mendapatkan keuntungan dari dividen. Salah satu indikator yang paling penting sebagai pembanding adalah seberapa rutin perusahaan tersebut membagikan Dividen dan nilai Dividen Yield yang dibagikan.

Dividen Yield adalah cara untuk mengukur seberapa banyak laba yang akan Anda dapat untuk setiap lembar saham. Dividen Yield dihitung dengan cara membandingkan nilai dividen dengan harga saham per lembar.

Tahap-tahap pembagian dividen:

A. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

RUPS diadakan untuk membahas mengenai kondisi perusahaan dan rencana perusahaan kedepannya. RUPS menjadi awal penentu jumlah dividen yang akan dibagikan sesuai persetujuan seluruh stakeholder yang hadir. Pelaksanaan RUPS di masing-masing entitas memiliki jadwal yang berbeda, sebagian perusahaan melaksanakan RUPS setiap semester, ada pula yang melakukan setiap 4 bulan, atau bahkan dilaksanakan tanpa terjadwal secara rutin. Penentuan besar jumlah dividen yang dapat dibagikan dari total profit yang didapat perusahaan tidak dapat dilakukan sembarangan, karena perusahaan perlu menyimpan sebagian keuntungan untuk pengembangan perusahaan, membayar hutang, atau sebagai cadangan kas untuk keperluan diluar rencana.

B. Cumulative Date (Cum-Date)

Cumulative Date merupakan tanggal terakhir pendataan kepemilikan saham. Siapa pun pemegang saham hingga akhir perdagangan pada waktu cum-date akan terhitung sebagai investor yang berhak menerima dividen meskipun investor tersebut baru membeli di menit-menit terakhir perdagangan. Bagi para pemburu dividen, cum-date merupakan waktu yang dinanti-nanti. Setelah melewati cum-date, investor bebas memperdagangkan kembali saham tersebut dan masih memegang hak untuk menerima dividen hingga payment date. Perdagangan saham pada dasarnya dibagi atas dua cara, yaitu perdagangan reguler dan perdagangan tunai. Cum-date untuk kedua perdagangan tersebut dijadwalkan secara berbeda, dimana biasanya pasar tunai dijadwalkan beberapa hari lebih lambat dari pada pasar reguler.

C. Recording Date

Setelah melewati cum-date, maka akan ada hari khusus untuk pencatatan data pemilik saham perusahaan yang memegang saham tersebut hingga akhir waktu perdagangan dalam jadwal cum-date. Hari tersebut disebut sebagai Recording Date. Pada payment date juga akan dihitung berapa besar masing-masing investor akan memperoleh dividen berdasarkan pada jumlah tiap lembar saham yang dimiliki.

D. Payment Date

Ini merupakan hari yang paling dinantikan oleh setiap investor, payment date merupakan hari dimana dividen mulai dibagikan ke masing-masing investor yang akan masuk ke rekening dana investor (RDI). Pembayaran dividen bisa memiliki beragam bentuk, selain pembayaran dengan mata uang, dividen juga bisa dibagikan dalam bentuk lembar saham baru.

Itulah keunggulan investasi saham disbanding investasi forex, reksadana, maupun investasi dengan asset digital lainnya.


Saham Dividen Tertinggi Menurut Index IDX High Dividend 20

Pada tanggal 17 Mei 2018 lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan daftar 20 saham yang rutin membagikan dividen selama 3 tahun terakhir dan memiliki dividend yield yang tinggi. Daftar 20 Saham tersebut diberi nama sebagai IDX High Dividend 20.

Berdasarkan pengumuman BEI dengan nomor Peng-00288/BEI.OPP/05-2018, pemilihan daftar 20 indeks IDX High Dividend tersebut dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut ini:
  1. Konstituen Indeks IDX High Dividend 20 adalah saham dari perusahaan tercatat yang membagikan dividen tunai selama 3 (tiga) tahun terakhir serta memiliki rata-rata harian nilai transaksi regular untuk periode 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan terakhir masing-masing lebih besar dari 1 miliar.
  2. Selanjutnya konstituen Indeks IDX High Dividend 20 dipilih berdasarkan rata-rata dividend yield, rata-rata harian nilai transaksi regular untuk periode 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan terakhir, serta kapitalisasi Pasar free float pada periode evaluasi.
  3. Metode penghitungan indeks IDX High Dividend 20 menggunakan metode Capped Dividend Yield Adjusted Free-Float sebagai bobot, dengan penyesuaian menggunakan dividend yield. Selain Itu, bobot saham disesuaikan sehingga bobot paling tinggi untuk satu saham adalah 15%.
  4. BEI akan melakukan 2 (dua) jenis evaluasi atas konstituen Indeks IDX High Dividend 20, yaitu:
  • Evaluasi Mayor, yaitu evaluasi atas konstituen dan penyesuaian bobot yang dilakukan setiap akhir bulan Januari dan selanjutnya akan efektif setiap hari bursa pertama di bulan Februari.
  • Evaluasi Minor, yaitu hanya penyesuaian bobot yang dilakukan setiap akhir bulan Juli dan selanjutnya akan efektif setiap Hari Bursa pertama di bulan Agustus.
Daftar 20 saham IDX High Dividend periode Agustus 2018 – Januari 2019 dapat Anda download di sini. Untuk mendapatkan daftar terbaru dapat langsung mengunjungi website IDX melalui link: http://www.idx.co.id/data-pasar/data-saham/indeks-saham/

Analisa saham dengan dividen tertinggi dari daftar indeks IDX High Dividend 20 periode Agustus 2018 - Januari 2019 (Data 2015-2017).

Secara sederhana, untuk mendapatkan dividen, Anda hanya perlu memiliki saham perusahaan tersebut hingga akhir perdagangan masa cumulative date (cum-date). Meskipun BEI telah merilis indeks IDX High Dividend 20, tetapi sebagai seorang investor tentunya menginginkan hasil yang terbaik dari saham-saham pilihan tersebut.

Oleh sebab itu, i-bisnis mencoba merangkum nilai Dividen Yield dari daftar indeks IDX High Dividend 20 berdasarkan data Ringkasan Performa Perusahaan Tercatat dari situs IDX.

Berikut ini nilai persentase dividend yield saham dari daftar IDX High Dividend 20 periode Februari - Juli 2020:

Analisa 20 Saham High Dividend Feb 2020 - Jul 2020

Dari data tersebut, 3 peringkat teratas dikuasai oleh sektor mining. ITMG menempati puncak dengan yield 9,18% disusul oleh PTBA sebesar 9,15% dan ADRO sebesar 5,64%.


Disclaimer!
Data tersebut sebagai referensi dan bukan sebagai acuan untuk memilih saham dalam investasi. Seperti yang kita ketahui dari artikel Cara Investasi Saham, bahwa investasi saham memiliki beberapa keuntungan dan resiko. Salah satu resiko besar bagi investor pemburu saham dividen tertinggi adalah ketidakpastian harga saham di pasar yang kadang setelah waktu cum-date sering mengalami penurunan harga sehingga ketika dijual kembali tidak sebanding antara kerugiannya dengan jumlah dividen yang diterima. Oleh sebab itu, dalam mencari dividen dari saham pun memerlukan strategi yang tepat.


4/17/18

Syarat dan Cara Daftar di IndoPremier Online

Syarat dan Cara Daftar di IndoPremier Online

Syarat dan Cara Daftar Rekening Saham di IndoPremier Online
Setelah mengenal apa itu investasi saham dan manfaatnya, kini saatnya kita mulai menabung saham. Seperti penjelasan sebelumnya bahwa untuk dapat mulai membeli saham, maka kita perlu melakukan pendaftaran pembukaan rekening saham ke perusahaan sekuritas. Selain dengan mengunjungi langsung kantor perusahaan sekuritas, kini sudah tersedia beberapa perusahaan sekuritas yang menawarkan pendaftaran secara online untuk mempermudah nasabah. Salah satu perusahaan yang cukup dikenal baik kualitasnya adalah Indo Premier Sekuritas.

PT Indo Premier Sekuritas (“Indo Premier”) adalah perusahaan penyedia jasa keuangan terintegrasi di bidang pasar modal yang melayani klien individu maupun korporasi berdasarkan ijin Badan Pengawas Pasar Modal/Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor KEP-11/PM/PPE/1996 sehingga dapat dipastikan legalitas dan keamanannya. Selain sebagai perusahaan sekuritas yang melayani jual-beli saham, di Indo Premier Sekuritas pun Anda dapat melakukan transaksi Reksadana dan ETF cukup dengan menggunakan satu akun, jadi tidak perlu repot membuka banyak akun untuk bertransaksi Saham, Reksadana dan ETF.



Berikut ini kelebihan membuka rekening saham di Indo Premier Sekuritas dibanding perusahaan sekuritas lainnya:

  1. Aplikasinya mengunakan metode enkripsi SSL (Secure Sockets Layer) 256 bit untuk menjamin keamanan pengiriman data.
  2. Aplikasi real-time market info, market trading, dan market news.
  3. Fitur unggulan IPOT (stock screener, chatting – charting yg hanya drag and drop ke menu chatting untuk sharing, ultimate orderbook, order center,order matrix, cash management untuk deposite-withdrawal by system, e-ipo untuk pemesanan ipo via aplikasi IPOT)
  4. Penalty rendah di bandingkan sekuritas lain, apabila menggunakan dana margin. Hanya sebesar 0,1% per-hari setelah T+3.
  5. Komisi transaksi lebih rendah hanya 0.19% per transaksi beli dan 0.29% per transaksi jual tanpa jumlah komisi minimum transaksi harian. Transaksi One Day Trading (ODT), komisi per-transaksi beli 0.1% dan komisi per-transaksi jual  0.2%.
  6. Salah satu TOP underwriter. (IPO)
  7. Email pribadi yg auto dibuatkan IPOT (contoh: smart@ips.co.id) yang setiap hari dikirimkan rekomendasi (technical corner), portfolio summary (ringkasan transaksi dan berita terkait dengan emiten, yang sahamnya dimiliki nasabah).
  8. Memberikan bunga atas dana mengendap gross 4% pertahun.
  9. Tersedia fitur IPOT ATM (auto trading machine) untuk Stop Loss, Target Point Sell, Buy on Bottom Reversal,Sell on Top Reversal, Buy/Sell if Breaking Fractal, Limit Order, Market Order, Discretionary Order, Good till Cancelled.
  10. Satu account bisa transaksi Saham, ETF dan Reksadana.
  11. Laporan historis transaksi nasabah tersedia secara online di website www.indopremier.com 24 jam sehari 7 hari seminggu. IPOT MemberArea.
  12. Pelayanan responsif dari berbagai social media, email dan call center



Fasilitas yang disediakan Indo Premier Sekuritas bagi nasabah

Beberapa fasilitas yang berbeda dan cukup menarik di Indo Premier Sekuritas dibanding perusahaan sekuritas lainnya antara lain sebagai berikut:

1. IPOT (Indo Premier Online Technology)

IPOT merupakan platform online yang disediakan oleh Indo Premier Sekuritas untuk mempermudah nasabahnya dalam bertansaksi secara mobile. Adapun bagian-bagian dari IPOT yang dapat Anda nikmati sebagai berikut:
  • IPOTSTOCK : merupakan aplikasi mobile untuk kegiatan investasi di pasar modal dan dapat dilakukan dalam skala besar dengan mudah, secara mobile dengan akses 24 jam/365 hari bagi seluruh masyarakat.
  • IPOTNEWS : website berita ekonomi, pasar modal, perusahaan terbuka dan data transaksi di pasar modal yang free of charge atau gratis.
  • IPOTPLAN : suatu website pelayanan perencanaan keuangan yang otomatis dan komprehensif yang ditawarkan secara free of charge atau gratis.
  • IPOTFUND : merupakan website pelayanan transaksi penjualan dan pembelian reksadana dengan skema free of charge atau gratis biaya pembelian dan penjualan. Hingga akhir Januari 2015, terdapat 102 reksadana dari 23 manajer investasi yang terdaftar di IPOTFUND dan jumlahnya terus bertambah.

2. eIPO (Online Initial Public Offering)

salah satu fasilitas bagi nasabah PT Indo Premier Sekuritas memberikan kesempatan yang sama kepada setiap nasabah PT Indo Premier Sekuritas untuk mendapatkan kesempatan pemesanan saham perdana untuk setiap perusahaan yang underwrite sebelum listing di Bursa Efek Indonesia.



Cara Membuka Rekening Saham di Indo Premier Sekuritas Secara Online:

1. Buka halaman pendaftaran di situs Indo Premier Sekuritas. Jika Anda ingin membuka akun syariah maka perlu Anda klik centang pada item “Saya Ingin Membuka Account Syariah”. Lalu klik lanjut.
Daftar Rekening Saham IndoPremier

2. Berikutnya Anda akan diminta mengisi biodata diri. Silahkan isi biodata dengan jujur dan selengkap-lengkapnya. Lalu klik Lanjut.
Daftar Rekening Saham IndoPremier

3. Pada halaman berikutnya Anda perlu mengisi data pekerjaan dan penghasilan. Silahkan isi biodata dengan jujur dan selengkap-lengkapnya. Hal ini diperlukan untuk mengetahui jenis profil resiko Anda dalam berinvestasi.
Daftar Rekening Saham IndoPremier

4. Terakhir Anda akan diminta membuat akses login berupa username dan password. Catat atau ingat-ingat data ini. Lalu klik Finish Registrasi.
Daftar Rekening Saham IndoPremier

5. Bila pendaftaran Anda berhasil akan muncul notifikasi ucapan terima kasih dan akan dialihkan ke email pribadi Anda untuk menerima dokumen-dokumen registrasi.
Daftar Rekening Saham IndoPremier

6. Silahkan download dan cetak semua dokumen yang telah dikirimkan ke email Anda berupa Form RDI (Rekening Dana Investor), Fatca-BCA, Form OA (Open Account), dan Risk Profile.
Daftar Rekening Saham IndoPremier

7. Dokumen-dokumen yang telah dicetak kini perlu Anda bubuhkan tanda tangan dan materai 6000 (dibutuhkan 2 lembar materai) pada kolom-kolom yang disediakan.



8. Pastikan kembali seluruh data telah benar dan telah ditandatangani agar proses registrasi Anda tidak terhambat. Selain dokumen yang telah di cetak tersebut Anda juga perlu melampirkan syarat lain berupa:
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi halaman depan buku rekening Bank. (Catatan: Indo Premier sekuritas bekerjasama dengan Bank BCA sebagai Bank Kustodian, lebih baik jika anda mendaftar menggunakan rekening BCA untuk mengurangi biaya transfer. Selain menggunakan Bank BCA, Bank lainnya pun tetap dapat digunakan.)
  • Foto diri dengan memegang KTP

9. Setelah seluruh dokumen Anda lengkapi, langkah berikutnya adalah mengirim dokumen tersebut ke alamat yang diberikan pada email sebelumnya. (Update: Saat ini sudah tidak diperlukan lagi pengiriman dokumen fisik, pendaftaran akun Indopremier Sekuritas sepenuhnya dapat dilakukan secara online).

10. Dalam beberapa hari setelah dokumen diterima oleh kantor Indo Premier Sekuritas maka Anda akan dihubungi via Whatsapp / aplikasi sejenis untuk mengkonfirmasi bahwa dokumen telah diterima dan dalam masa registrasi.

11. Dikarenakan adanya peraturan OJK no. 22 mengenai APU-PPT, maka team Indo Premier Sekuritas akan melakukan video call ke nomor Anda untuk mengkonfirmasi pendaftar. Anda hanya akan diminta menjawab 3 pertanyaan terkait data registrasi yang diberikan biasanya berupa tempat tanggal lahir, alamat email pribadi dan nama ibu kandung.

12. Pendaftaran Anda telah sepenuhnya lengkap dan disetujui. Pada hari berikutnya Anda telah dapat login ke akun Indo Premier Sekuritas. Sedangkan nomor RDN/I untuk melakukan transaksi dapat mulai digunakan setelah 2 hari kerja berikutnya.




Untuk mendaftar dan membuka rekening saham di Indo Premier Sekuritas secara langsung, kunjungi Kantor terdekat di kota Anda pada daftar berikut ini:

1. Jakarta

1.1 Pondok Indah
Ruko Plaza 5 Pondok Indah 
Jl. Margaguna Raya B3
Jakarta 12140
P: +62 (21) 7397-506
F: +62 (21) 7397-906

1.2 Pluit
Rukan Sentra Bisnis Pluit Blok A No.9 
Jl. Pluit Sakti Raya No.28 
Jakarta Utara 
P: +62 (21) 6669-3368
F: +62 (21) 6669-3390

1.3 Rukan Boulevard Artha Gading
Blok A 7A No. 3 
Kelapa Gading - Jakarta Utara 
P: +62 (21) 4587-4168
F: +62 (21) 4587-4167

1.4 BSD Tangerang
Ruko ITC BSD Lt. Dasar No. 30 
Jl. Pahlawan Seribu Serpong
Tangerang
P: +62 (21) 5315-6701
F: +62 (21) 5315-6702

1.5 Galeri Investasi STIMIK ESQ 
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Ilmu Komputer)
Menara 165 - Lt.18 & 19
Jl. TB. Simatupang Kav.1, Cilandak Jakarta Selatan

1.6 Grand Puri Niaga
Jl. Puri Kencana Blok K6 No. 1L 
Kembangan - Jakarta Barat 
P: +62 (21) 5835-1600
F: +62 (21) 5835-1601

1.7 Galeri Investasi UIN Syarif Hidayatullah
Jalan Ir. Haji Juanda No. 95
Ciputat, Tangerang
Banten 15412

1.8 Galeri Investasi Institut Teknologi Indonesia Serpong
Jalan Raya Puspiptek Serpong
Tangerang Selatan, Banten, 15320

2. Bandung

Jl. Sunda no.76C RT.001 / RW.020
Kel. Merdeka. Kec. Sumur Bandung 
Bandung 40113
P: +62 (22) 426-1010
F: +62 (22) 422-0551

3. Solo

Jl. Urip Sumoharjo 29B 
P: +62 (271) 661-196
F: +62 (271) 633-469
Galeri Investasi Universitas Katholik Widya Mandala
Gedung Fakultas Ekonomi Lantai 2
Jalan Manggis 15-17 Madiun 63131

4. Semarang

4.1 Jl. Sultan Agung No. 104 - 106 
Semarang 50232 - Indonesia
P: +62 (24) 850-5961
F: +62 (24) 850-5962

4.2 Galeri Investasi Universitas Muria Kudus
Kampus Universitas Muria Kudus
Jl. Gondangmanis BAE , PO. BOX 53 , KUDUS 59352

4.3 Galeri Investasi FEBI UIN Walisongo
Gedung Dekanat FEBI UIN Walisongo Lantai 1
Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus 3 Ngaliyan Semarang

5. Surabaya

Intiland Tower Surabaya Lantai Mezzanine 
Jl. Panglima Sudirman 101-103 
Surabaya 60271
P: +62 (31) 548-7050
F: +62 (31) 548-7051

5.1 Galeri Investasi Universitas Airlangga
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Lantai 1
Jl. Airlangga No. 4 - 6 Gubeng, Surabaya

5.2 Galeri Investasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Jalan A. Yani 117 Surabaya, jawa Timur 60237

6. Malang

Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 40 B2 
Malang 65111
P: +62 (341) 352-925
F: +62 (341) 352-924
6.1 Galeri Investasi Universitas Islam Malang
Gedung E Fakultas Ekonomi Lantai 2
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144

7. Pekanbaru

Sudirman City Square B 11 
Jl. Jend. Sudirman 
Pekanbaru 28114 
P: +62 (761) 789-4045
F: +62 (761) 789-4049

7.1 Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Riau
Kampus 2, Jl Tuanku Tambusai Ujung (samping Mall SKA)
Pekan Baru 28000

7.2 Galeri Investasi Universitas Pasir Pengaraian
Jl Tuanku Tambusai, Kec Rambah Hilir
Kab. Rokan Hulu , Riau

8. Manado

Ruko Mega Mas Blok IIF2 No. 47 
Jl. Laksda John Lie, Kawasan Mega Mas 
Kel. Wenang Selatan, Kec. Wenang 
Manado 95111- Indonesia 
P: +62 (431) 882-1733
F: +62 (431) 882-1732

9. Medan

Gedung UniPlaza Lantai 3 West Tower 
Jl. MT Haryono A-1 
Medan 20231 - Indonesia 
P: +62 (61) 455-0168
F: +62 (61) 455-2371

10. Makassar

Jl. Sulawesi No. 88 
Makassar 90174 - Indonesia
P: +62 (411) 363-3168
F: +62 (411) 363-3167

11. Balikpapan

Jl. Jend. Sudirman No. 379 B 
(Depan Bank Mandiri Balikpapan Permai) 
Balikpapan 76114 
P: +62 (542) 744-730
F: +62 (542) 744-731

11.1 Gallery investasi STIEPAN 
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan)
Jalan guntur damai (beller) RT 166. Balikpapan

12. Pontianak

Komplek Rukan Perdana Square Blok I No. 2 
Jl. Perdana
Pontianak 78124 
P: +62 (561) 6580-131
F: +62 (561) 6580-132


Atau kunjungi kantor perwakilan berikut:

13. Yogyakarta (Kantor Perwakilan)

Jl Mangkubumi No 111 Yogyakarta 55232 
P: (0274) 5012087

14. Serang (Kantor Perwakilan)

Jl Veteran No 39 Serang, Banten ( Depan KCU BNI Serang )

15. Bali (Kantor Perwakilan)
Jl. Cok Agung Tresna No. 163
Renon - Denpasar 80235
P: +62 ( 361) 445-6672

16. Lampung (Kantor Perwakilan)

JL. Jend Sudirman No 5D 
Bandar Lampung 35118 
P: +62 (721) 261-480
F: +62 (721) 261-480

17. Padang (Kantor Perwakilan)

Jl. Pondok No.90A 
Padang 
P: +62 (751) 35-504
F: +62 (751) 811-340

17.1 Galeri Investasi Syariah IAIN Imam Bonjol
Gedung IAIN Imam Bonjol Padang Lantai 1
Jl. M. Yunus No.1 Lubuk Lintah, Padang 25153

17.2 Galeri Investasi Universitas Andalas
Jalan Universitas Andalas 137, Limau Manis
Pauh Kota Padang, Sumatera Barat, 25163
Galeri Investasi Institut Agama Islam Batusangkar
Jl. Jend. Sudirman 137, Lima Kaum 
Batusangkar, Sumatera Barat

18. Palembang (Kantor Perwakilan)

Jl. Angkatan 45 No. 13 
Demang lebar daun
Kota Palembang 30317
P: +62 (711) 5649-261
F: +62 (711) 5649-257

18.1 Galeri Investasi Politeknik Negeri Sriwijaya Jurusan Adiminstrasi Bisnis Prodi Managemen Bisnis
Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, Bukit Lama, Ilir Barat
Palembang, Sumatera Selatan, 30139

18.2 Galeri Investasi Universitas Sriwijaya Fakultas Ekonomi
Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, Bukit Lama, Ilir Barat
Palembang, Sumatera Selatan, 30139

19. Aceh (Kantor Perwakilan)

Jl Tengku Imeum Leung Bata No. 84 Blang Cut, Leung Bata, Banda Aceh 23127 Nanggroe Aceh Darussalam
P:0651-7315624

20. Bali (Kantor Perwakilan)

Jl. Cok Agung Tresna No. 163
Renon - Denpasar 80235
P: +62 ( 361) 445-6672

21. Banjarmasin (Kantor Perwakilan)

Jl. Ahmad Yani Km 1,5 No. 103 Banjarmasin 
P:+62 (511) 6744-659
F:+62 (511) 6744-659

22. Jambi (Kantor Perwakilan)

Jl. Kolonel Abun Yani No 11 A - 11 B
Sipin ( samping tugu juang ) Kel Selamat, Kec Telanaipura
Jambi 36129
P: +62 85266801013

23. Batam (Kantor Perwakilan)

Kompleks Mahkota Raya,
Jalan Gajah Mada Blok A No.11 Teluk Tering, Batam Kota, Tlk. Tering, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau 29456 
P:0778-4089-149

24. Bengkulu (Kantor Perwakilan)

Jl. Jend. Sudirman No. 219B 
RT/RW: 003/001 
Kel. Pintu Batu, Kec. Teluk Segara, Kota Bengkulu, 38115 
P:+62 (736) 7313-474

25. Mataram (Kantor Perwakilan)

Jalan Pejanggik No 47 C Mataram
Nusa Tenggara Barat

26. Papua Barat (Kantor Perwakilan)

Jl Trikora Wosi, Kelurahan Wosi, Kecamatan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat 

26.1 Galeri Investasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mah-Eisa
Jl Lembah Hijau Diklat Wosi Dalam
Kabupaten Manokwari, 98312

26.2 Galeri Investasi Persatuan Para Pejasa Roda Dua Manokwari
Sekretariat Persatuan Para Pejasa Roda Dua Manokwari
Jalan Yos Sudarso Kelurahan Manokwari Barat,
Kecamatan Manokwari Barat, Manokwari 98312.



Note: Pastikan setelah Anda bisa melakukan transaksi, Anda mendapatkan kartu AKSes-KSEI. Dari pengalaman i-bisnis, kartu AKSes-KSEI didapat dari Indo Premier selang kurang lebih 3 minggu sejak rekening saham telah dibuat. Untuk penjelasan mengenai kartu AKSes-KSEI ini akan i-Bisnis bahas dalam artikel terpisah.

Ingat kembali dasar-dasar dalam berinvestasi saham, jangan lupa untuk melakukan analisa fundamental perusahaan secara stuktural saat ini, finansial perusahaan dimasa lalu dan potensial dimasa mendatang sebelum Anda investasi saham pada perusahaan tersebut. Selamat berinvestasi saham!


Ketakutan tidak ada di mana pun kecuali di dalam pikiran.” – Dale Carnegie

4/10/18

Inilah Cara Investasi Saham Untuk Pemula Secara Online

Inilah Cara Investasi Saham Untuk Pemula Secara Online

Belajar Cara Investasi Saham
Inilah pentingnya untuk pemula belajar cara investasi saham secara online. Seiring waktu kebutuhan hidup akan semakin meningkat, ditambah lagi dengan meningkatnya harga-harga kebutuhan pokok akibat dari inflasi. Sedangkan, semakin tua umur seseorang akan semakin berkurang produktifitasnya. Bagaimana cara kita memenuhi kebutuhan hidup dimasa mendatang?

Apakah dengan menabung saja sudah cukup? Tidak, nilai uang Anda akan semakin berkurang meski nominalnya tidak berubah. Sebagai contoh, apa saja yang bisa Anda dapatkan ketika pergi ke pasar dengan membawa uang Rp. 100.000,- di tahun 2000? Bandingkan dengan apa yang bisa Anda dapat jika Anda membawa uang yang sama ke tempat yang sama saat ini?

Oleh sebab itu Anda perlu menumbuhkan uang simpanan Anda atau disebut sebagai Investasi. Ada banyak sekali instrumen investasi yang bisa Anda pilih seperti investasi saham, investasi reksadana, investasi pada peer-to-peer lending, dsb. Belajar cara investasi saham merupakan hal yang cukup penting untuk meningkatkan taraf hidup terutama bagi pemula yang baru mengenal jenis investasi ini.

Pengertian Investasi Saham Dan Istilah Didalamnya

Sebagai seorang pemula yang sedang belajar cara investasi saham, sebaiknya kita mengetahui apa itu investasi saham. Investasi saham merupakan salah satu instrumen investasi yang cukup banyak diminati karena menjanjikan penghasilan yang cukup besar jauh melampaui instrumen investasi lainnya. Sudah banyak orang-orang yang menjadi kaya karena investasi di pasar saham.

Saat ini pun pemerintah sedang gencar mempromosikan program “ayo menabung saham”. Beberapa langkah kebijakan pemerintah untuk mendorong masyarakat agar mau belajar investasi di pasar saham adalah dengan memperkecil jumlah lembar saham dalam satu lot yang sebelumnya 1 Lot = 500 Lembar saham, kini 1 Lot = 100 Lembar saham sehingga kini Anda dapat berinvestasi saham dengan modal kecil.

Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.

Dengan begitu, jika Anda membeli saham suatu perusahaan maka sama artinya Anda memiliki perusahaan tersebut sebesar persentase saham yang Anda miliki dibanding jumlah total saham yang diterbitkan perusahaan dan berhak untuk hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Menerbitkan saham merupakan salah satu metode perusahaan untuk mendapatkan modal tambahan. Saham yang pertama kali diterbitkan disebut dengan Initial Public Offering (IPO) yang kemudian dijual di pasar saham Primer & Sekunder.

Minimum pembelian saham adalah 1 lot, pembelian ini dapat Anda lakukan setelah Anda memiliki rekening saham yang diajukan pada perusahaan sekuritas. Di Indonesia, pusat perdagangan saham (Stock Exchange) berada di Bursa Efek Jakarta atau dikenal luas sebagai BEI.

Untuk saat ini beberapa perusahaan sekuritas sudah menyediakan fasilitas online trading sehingga Anda bisa melakukan pembelian saham dimanapun secara online melalui aplikasi yang disediakan masing-masing perusahaan sekuritas. Jika Anda ingin belajar cara investasi saham, sebaiknya disertai dengan membuat rekening saham agar dapat mempraktekan ilmu yang didapat.

Harga saham sangat berfluktuasi tergantung pada kondisi kepercayaan pasar (liquiditas saham) terhadap saham tersebut. Penilaian kepercayaan pasar biasanya dipengaruhi oleh kondisi internal perusahaan (fundamental perusahaan) dan kondisi ekonomi lingkungan perusahaan seperti keamanan dan kebijakan yang dikeluarkan negara dimana perusahaan tersebut beroperasi.

Saat ini persentase kepemilikan saham di Indonesia sebagian besar masih dipegang oleh asing, sehingga perubahan kebijakan luar negeri pun dapat mempengaruhi pasar saham. Statistik pergerakan harga saham di Indonesia secara keseluruhan digambarkan oleh Index Harga Saham Gabungan (IHSG).




Keuntungan Investasi Saham

Hal paling menarik dalam belajar cara investasi saham adalah mengetahui keuntungan investasi yang bisa didapat. Secara umum keuntungan dalam berinvestasi saham bisa Anda dapatkan dalam dua bentuk yaitu berupa Dividen maupun Capital Gain.

1. Dividen

Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan kepada pemilik saham dan berasal dari keuntungan bersih yang dihasilkan perusahaan. Dividen yang dibagikan merupakan hasil kesepakatan para pemegang saham dalam RUPS. Jika Anda ingin memperoleh Dividen maka Anda harus memegang saham tersebut relatif lama dan berada dalam periode yang diakui berhak atas dividen tersebut.

Dividen yang dibagikan dapat berupa uang tunai dalam jumlah tertentu untuk per lembar saham, atau perusahaan dapat pula memberikan dividen berupa tambahan saham sehingga jumlah saham yang Anda miliki akan bertambah. Biasanya pembagian Dividen berupa saham ini dikeluarkan jika dirasa harga saham sudah terlalu tinggi sehingga dengan menambahkan jumlah saham yang beredar dapat mengurangi harga jualnya sehingga lebih tejangkau lagi oleh investor menengah kebawah dan pasar saham tersebut semakin liquid.

Anda bisa memilih beberapa saham pilihan dari indeks IDX High Dividend 20 yang dirilis oleh BEI sejak bulan Mei 2018 lalu. Analisa lebih lanjut dapat dilihat pada artikel Saham Dividend Yield Tertinggi Versi IDX High Dividend 20.

2. Capital Gain

Seperti yang dijabarkan sebelumnya bahwa harga saham sangat berfluktuasi, hal ini bisa menjadi kesempatan bagi investor untuk memperoleh keuntungan dari meningkatnya harga jual saham dibanding harga belinya yang disebut sebagai Capital Gain (pertumbuhan harga saham). Sebagai ilustrasi ketika Anda membeli salah satu lot (100 lembar) saham perusahaan Ritel saat ini dengan harga Rp. 200,- / lembar (sebesar Rp. 200,- x 100 lembar = Rp. 20.000),- kemudian dalam waktu satu tahun berikutnya Anda menjual saham tersebut ketika harga saham perusahaan tersebut menjadi Rp. 250,- / lembar (total Rp. 25.000,- / lot) maka Anda sudah mendapatkan Capital Gain sebesar 25% (Rp. 5.000,-) dari penjualan tersebut.



Risiko Kerugian Investasi Saham

Kurang lengkap rasanya bila kita belajar cara investasi saham hanya mengetahui keuntungannya saja tanpa mempertimbangkan resiko yang ada. Diluar keuntungan yang begitu menjanjikan, tentu dalam berinvestasi saham juga memiliki resiko kerugian yang sebanding antara lain adalah Capital Loss dan Liquidasi perusahaan.

1. Capital Loss

Capital Loss merupakan kebalikan dari Capital Gain dimana pemilik saham menjual sahamnya dibawah harga belinya. Hal ini biasanya dilakukan oleh pemilik saham yang khawatir bahwa harga saham tersebut akan semakin menurun sehingga mereka memilih untuk menjual saham yang dimiliki dan mengurangi potensi kerugian yang lebih besar.

2. Resiko Likuidasi

Resiko ini terjadi ketika perusahaan tersebut dinyatakan bangkrut oleh pengadilan atau perusahaan tersebut dibubarkan karena suatu alasan. Maka para pemilik saham akan menjadi prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan tersebut terpenuhi seperti untuk pembayaran hutang, pesangon karyawan dan sebagainya.

Sisa dari penjualan seluruh aset perusahaan baru akan dibagikan kepada para pemilik saham sesuai besar kepemilikan saham setelah dikurangi pelunasan kewajiban perusahaan. Jika ternyata hasil pemenuhan kewajiban tersebut tidak memiliki sisa, maka para pemilik saham tidak akan menerima apa pun. Oleh sebab itu, sebagai pemilik saham sebaiknya Anda terus memantau kondisi perusahaan dan kebijakan-kebijakan yang dibuat.



Mulai Investasi Saham Dengan Membuka Rekening Saham

1. Anda perlu mengisi formulir yang disediakan oleh pihak Perusahaan Sekuritas, berupa formulir Pembukaan Sub Rekening Efek dan formulir Rekening Dana Investor (RDI). Biasanya akan diminta menempelkan materai 6000 di surat perjanjian.

2. Memberikan dokumen yang diperlukan, antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku dan (jika ada) NPWP serta fotokopi halaman depan buku tabungan yang akan didaftarkan dalam formulir Pembukaan Sub Rekening Efek.

3. Memberikan setoran dana awal ke rekening di bank RDI atas nama calon investor saham. Masing-masing broker menentukan deposit yang berbeda-beda (minimum dimulai dari Rp. 100.000,-).

4. Setelah disetujui, maka Anda telah siap untuk berinvestasi saham.

Untuk daftar Perusahaan Sekuritas di Indonesia dapat Anda temukan di website yuknabungsaham.

Pengalaman penulis saat ini bergabung dengan sekuritas Indopremier karena bisa melakukan pendaftaran secara online. Baca artikel lengkap tentang cara membuka rekening saham di Indopremier.



Tips dalam Investasi saham.

1. Sebelum membuka rekening saham, pilih Perusahaan Sekuritas yang credible dan menetapkan biaya transaksi yang kecil. Penetapan biaya transaksi akan berbeda-beda pada masing-masing perusahaan sekuritas.

2. Setiap perusahaan sekuritas akan bekerja sama dengan Bank tertentu, maka sebaiknya Anda memilih perusahaan sekuritas yang menggunakan Bank yang sama atau membuka rekening baru yang sama dengan Bank perusahaan sekuritas tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi biaya administrasi transfer antar Bank ketika Anda melakukan top-up ke RDI (Rekening Dana Investor) atau menarik saldo RDI ke rekening Anda.

3. Sebelum membeli saham suatu perusahaan untuk Investasi, sebaiknya Anda mengenali fundamental perusahaan. Bentuk fundamental perusahaan dapat dikenali dari profil manajemen, seluk beluk bidang yang digeluti oleh perusahaan dan potensi pasar di masa mendatang, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan, dan dengan memperhatikan kinerja laporan keuangan perusahaan dari tahun ke tahun. Ketahui rasio-rasio penting dalam laporan keuangan perusahaan dalam artikel Cara Menilai Saham Dari Laporan Keuangan.

Kini setelah mengetahui cara investasi saham, Anda telah siap untuk berinvestasi saham. Segera mulai buka rekening saham saat ini juga dan nikmati hasil dari investasi saham.


Jangan menunggu; tidak akan pernah ada waktu yang tepat.
Mulailah di mana pun Anda berada, dan bekerja dengan alat apa pun yang Anda miliki.
Peralatan yang lebih baik akan ditemukan ketika Anda melangkah.” – Napoleon Hill

4/02/18

Cara Menilai Saham Dari Laporan Keuangan

Cara Menilai Saham Dari Laporan Keuangan

analisa laporan keuangan untuk menilai kinerja perusahaan
Saham merupakan salah satu bentuk investasi yang berpotensi memberikan return tinggi sehingga cukup banyak menarik para investor untuk terjun dalam bursa saham. Meski begitu, berinvestasi saham juga memiliki resiko yang juga tinggi karena fluktuasi nilainya yang cukup drastis dan berubah-ubah dengan sangat cepat bahkan dalam hitungan detik (liquiditas saham). Sehingga banyak orang awam yang hanya ikut-ikutan terjun ke dunia saham pada akhirnya mengalami kerugian. Namun di lain sisi resiko berinvestasi saham dapat dikurangi dengan mengetahui fundamental saham sebelum Anda membeli saham. Salah satu indikator tersebut adalah dengan menilai rasio pada laporan keuangan perusahaan di masa lalu. Dengan memahami nilai rasio ini, Anda telah melewati salah satu resiko besar dalam berinvestasi saham. Untuk mendapatkan laporan keuangan perusahaan dapat Anda download dari website perusahaan, atau mendatangi langsung perusahaan tersebut.

Nilai rasio ini tidak hanya bermanfaat bagi investor, namun juga bagi manajemen perusahaan untuk mengetahui performa perusahaan dalam menentukan target di masa mendatang dan hal-hal apa yang perlu diperbaiki agar perusahaan tetap memperoleh keuntungan. Bagaimana cara mengetahui apakah kinerja perusahaan tersebut menguntungkan atau tidak?

Inilah 16 rasio penting dalam menilai saham dari laporan keuangan yang sering digunakan:

1. Current Ratio (Rasio Lancar) = Aktiva Lancar / Hutang Lancar.

Rasio keuangan ini menunjukan sejauh mana aktiva lancar dapat menutupi kewajiban lancar. Semakin besar hasil perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk menutupi kewajiban jangka pendek.

2. Quick Ratio (Rasio Lancar Jangka Pendek) = (Aktiva Lancar – Persediaan) / Hutang Lancar. 

Mengukur apakah perusahaan memiliki aset lancar (tanpa harus menjual persediaan) untuk menutup kewajiban jangka pendeknya. Semakin tinggi quick ratio perusahaan, semakn baik kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban lancarnya.

3. Debt to Equity Ratio (Rasio Utang atas Modal) = Total Hutang / Ekuitas.

Rasio keuangan ini sering disebut dengan istilah Rasio Laverage, menggambarkan struktur modal yang dimiliki oleh perusahaan, dengan demikian dapat dilihat struktur resiko tidak tertagihnya hutang. Semakin kecil angka rasio ini semakin baik.

4. Total Debt to Total Asset = Total Hutang / Total Aktiva. 

Menggambarkan aktiva yang dipergunakan oleh perusahaan untuk menutup hutang baik jangka pendek maupun jangka panjang. Semakin kecil nilainya semakin baik.

5. Operating Profit Margin = Laba Operasi / Penjualan.

Rasio keuangan ini mengukur seberapa besar sumbangan penjualan terhadap laba operasi. Rasio ini semakin besar semakin baik.

6. Net Profit Margin = Laba Bersih / Ekuitas.

Rasio keuangan ini mengukur seberapa besar sumbangan penjualan terhadap laba bersih perusahaan. Rasio ini semakin besar semakin baik.

7. Return on Equity (ROE) = Laba Bersih / Ekuitas.

Menggambarkan seberapa besar sumbangan keuntungan terhadap pemegang saham. Semakin besar semakin banyak keuntungan yang didapat.

8. Return on Asset (ROA) = Laba Bersih / Total Aset.

Mencerminkan seberapa besar laba yang bisa dicetak perusahaan dengan menggunakan seluruh asetnya. Semakin besar semakin baik.

9. Asset Turnover = Penjualan Bersih / Total Aktiva.

Menunjukan kemampuan manajemen mengelola seluruh investasi (aset) untuk menghasilkan penjualan. Semakin besar nilainya semakin baik.

10. Receivable Turnover = Penjualan Kredit / Piutang Dagang.

Menunjukan berapa kali piutang dagang perusahaan berputar dalam satu tahun. Semakin besar semakin banyak penjualan yang dihasilkan dibanding hutang yang dikelola.

11. Inventory Turnover = Harga Pokok Penjualan / Persediaan.

Menunjukan berapa kali persediaan barang dagangan perusahaan berputar dalam suatu periode tertentu. Semakin besar semakin baik.

12. Account Payable Turnover = Harga Pokok Penjualan / Hutang Dagang.

Menunjukan perputaran utang dagang dalam suatu periode tertentu. Kemampuan perusahaan dalam memenuhi hutangnya dapat digambarkan dalam rasio ini. Semakin besar semakin baik.

13. Earning Per Share (EPS) = Laba Bersih / Jumlah Saham.

Rasio keuangan ini menggambarkan jumlah laba yang dihasilkan perusahaan untuk tiap saham yang diterbitkan. Semakin besar nilainya, semakin besar nilai dividen yang dapat dibagikan.

14. Price Earning Ratio (PER) = Harga Saham / Eearning Per Share.

Menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. PER dihitung dalam satuan kali. Bagi investor, semakin kecil PER-nya semakin bagus karena berarti saham tersebut relatif murah.

15. Book Value (Nilai Buku Saham) = Total Ekuitas / Jumlah Saham.

Menggambarkan perbandingan total dana yang diterima dari pemegang saham terhadap jumlah saham. Hal ini untuk mentukan nilai saham saat itu.

16. Price to Book Value (PBV) = Harga Saham / Nilai Buku Saham.

Rasio keuangan ini menggambarkan seberapa besar pasar menghargai nilai buku saham suatu perusahaan. Makin tinggi rasio ini, berarti pasar percaya akan prospek perusahaan.


Tidak semua nilai rasio tersebut dapat Anda temukan dalam setiap laporan keuangan yang dikeluarkan masing-masing perusahaan. Nilai-nilai rasio tersebut hanya salah satu alat untuk mengetahui performa perusahaan berdasarkan laporan keuangan. Selain dengan mengetahui rasio tersebut, Anda juga perlu memperhatikan bentuk fundamental lainnya dari perusahaan yang ingin Anda beli. Membeli saham tanpa mengetahui fundamental perusahaan sama dengan membeli kucing dalam karung. Jangan mudah terpancing dengan isu yang ada tanpa Anda memahami sendiri apa yang ingin Anda investasikan karena resiko berinvestasi saham akan Anda tanggung sendiri. Kenali 7 hal ini sebelum Anda memulai investasi.


Saya tidak bisa mengubah arah angin, namun saya bisa menyesuaikan 
pelayaran saya untuk selalu menggapai tujuan saya.” – Jimmy Dean