Minggu, 26 Februari 2017

Anda Dapat Membangun Bisnis Online Shop Dengan Cara Mudah Ini

Perkembangan teknologi yang cukup pesat menjadi salah satu faktor yang dilihat oleh para pebisnis sebagai sebuah peluang yang sangat cerah. Koneksi internet telah menghubungkan seluruh dunia dalam satu jaringan tanpa batas. Kini apapun dapat dengan mudah dicari melalui internet. Setiap pertanyaan dapat terjawab hanya dengan mencarinya melalui browser yang tersedia dalam komputer atau handphone Anda. Salah satu fenomena yang menarik adalah munculnya ECommerce atau yang biasa kita kenal sebagai Online Shop.

ECommerce pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1979 oleh Michael Aldrich dari Redifon Computers. Ia menyambungkan televisi berwarna dengan komputer yang mampu memproses transaksi secara realtime melalui sarana kabel telepon. Sejak tahun 1980, ia menjual sistem belanja online yang ia temukan di berbagai penjuru Inggris. Pada tahun 1980, ECommerce secara luas digunakan di Inggris dan beberapa negara di daratan Eropa seperti Perancis yang menggunakan fitur belanja online untuk memasarkan Peugeot, Nissan, dan General Motors. Pada tahun 1992, Charles Stack membuat toko buku daring pertamanya yang bernama Book Stacks Unlimited yang berkembang menjadi Books.com yang kemudian diikuti oleh Jeff Bezos dalam membuat situs web Amazon.com dua tahun kemudian. Selain itu, Pizza Hut juga menggunakan media belanja online untuk memperkenalkan pembukaan toko pizza online.

Pada tahun 1994, Netscape memperkenalkan SSL encryption of data transferred online karena dianggap hal yang paling penting dari belanja online adalah media untuk transaksi secara online yang aman dan bebas dari pembobolan. Pada tahun 1996, eBay situs belanja daring lahir dan kemudian berkembang menjadi salah satu situs ECommerce terbesar hingga saat ini. Di Indonesia sendiri, Online shop sudah sangat menjamur, berbagai media sosial berbasis web maupun aplikasi menjadi sasaran empuk para pelaku bisnis di Indonesia.

Keuntungan berbisnis dengan ECommerce antara lain:

  1. Tidak memerlukan toko fisik
  2. Jangkauan pasar lebih luas
  3. Tidak memerlukan perawatan
  4. Dapat diakses oleh pelanggan kapan saja

Media yang digunakan dalan menjalankan bisnis ECommerce antara lain:

1. Situs Web

          Situs web menjadi pilihan yang utama karena situs web akan memberi nilai lebih atas kepercayaan pelanggan. Ketika pelanggan mencari produk secara Online, hal utama yang paling dilihat adalah seberapa serius penjual dalam menjajakan produknya, termasuk salah satunya dengan memperhatikan alamat situs. Dengan tampilan situs yang terpercaya, maka pelanggan akan merasa lebih aman dan nyaman dalam bertransaksi dengan pedagang. Untuk membuat situs web toko Anda, sudah banyak penyedia jasa pembuatan yang dapat Anda temukan melalui Google.

Keuntungan:
- Terlihat profesional
- Terpercaya
- Dapat diisi berbagai jenis produk campuran
- Lebih mudah dikenali oleh mesin pencari (Google, Bing, Yahoo, dsb.)
- Dapat dijalankan pihak ketiga

Kerugian:
- Biaya sedikit lebih mahal
- Perlu persiapan yang lebih matang

2. Blog

          Media kedua adalah dengan membuat blog. Blog dikenal sebagai tempat orang-orang berbagi catatan dalam profesionalitas pemiliknya. Alangkah baiknya jika blog memfokuskan pada salah satu target pasar semisal blog mengenai hobi memancing yang berisi tips memancing yang dapat disisipkan produk untuk dijual seperti alat pancing, umpan, kail, dsb. Atau blog mengenai otomotif yang berisi fungsi-fungsi suku cadang otomotif, atau modifikasi otomotif, yang mana dapat disisipkan produk suku cadang atau layanan jasa terkait kegiatan otomotif. Untuk mempelajarinya, Anda bisa mencoba menelusuri 'cara membuat blog sendiri' di mesin pencari.

Keuntungan:
- Biaya pembuatan blog yang murah, atau bahkan tanpa biaya seperti pada Blogger atau Wordpress
- Lebih menarik bagi siapapun yang memiliki hobi sama
- Cukup mudah dikenali oleh mesin pencari (Google, Bing, Yahoo, dsb.)

Kerugian:
- Kurang baik jika di isi produk campuran
- Kurang dipercaya oleh pelanggan baru

3. Sosial Media

          Facebook, Instagram, Youtube, Google+, Kaskus, dll. merupakan contoh media sosial yang paling banyak digunakan sebagai media pemasaran online oleh pedagang. Target mereka adalah forum-forum jual beli yang tersedia. Tidak jarang juga bahkan ada yang membeli akun personal orang lain yang sudah memiliki banyak follower agar produk yang mereka pasarkan dapat dengan cepat dikenali masyarakat.

Keuntungan:
- Lebih tepat jika digunakan dalam target wilayah atau kalangan tertentu
- Tanpa biaya registrasi
- Lebih mudah disebarluaskan

Kerugian:
- Tidak terbaca oleh mesin pencari
- Kurang dipercaya oleh pelanggan baru

4. Aplikasi Mobile Chat

          Saat ini banyak sekali spam yang yang dikirim melalui media chat terbuka seperti BBM, Line, dsb. Hal ini bahkan dirasa sangat menggangu pengguna aplikasi tersebut. Oleh karena itu berbisnis dengan cara tersebut sangat tidak direkomendasikan. Namun, Aplikasi mobile chat dapat Anda gunakan sebagai media pendukung untuk layanan customer service. Tak jarang orang akan lebih tertarik ketika mereka telah berkomunikasi langsung dengan penjual.

Keuntungan:
- Lebih tepat digunakan sebagai media penghubung

Kerugian:
- Pemasaran melalui aplikasi mobile chat akan dianggap sebagai spam
- Spam yang dilakukan hanya akan memperburuk citra produk Anda.
- Kurang dipercaya oleh pelanggan baru

Bagaimana cara berjualan online / cara mendirikan online shop?

1. Memiliki Produk Untuk Dijual

          Tentunya ketika Anda ingin menjual sesuatu harus ada produk untuk dijual. Produk layanan online sangat beragam, dari produk fisik (buku, perangkat elektronik, pakaian, dsb.) hingga jasa (jasa ketik, penerjemah, penyedia layanan hosting, dsb.) pun dapat Anda perjualbelikan. Alangkah baiknya jika produk tersebut merupakan hasil Anda sendiri, tetapi tidak menuntut kemungkinan, Anda dapat menjual produk orang lain atau yang biasa disebut sebagai reseller.

2. Memiliki Media Penjualan (Social Media Marketing Tools)

          Contoh contoh media penjualan telah saya sampaikan diatas, pada masing-masing media memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. i-Bisnis merekomendasikan melalui situs web, Anda bisa membangun website ECommerce (built ecommerce website) atau Anda dapat bekerjasama dengan situs web yang sudah tersedia seperti Blibli, Tokopedia, Bukalapak, dsb. Dari pengalaman penulis, yang paling mudah adalah pendaftaran melalui Tokopedia karena Anda tidak dituntut untuk memberikan alamat toko fisik.

3. Memiliki Akun Bank

          Kelebihan transaksi online adalah Anda tidak harus bertemu langsung dengan penjual. Akun Bank Anda akan digunakan sebagai media transfer untuk harga produk yang Anda jual. Disini pula letak kepercayaan pelanggan dan penjual diuji. Upayakan agar Anda tidak mengecewakan pelanggan, karena ketika pelanggan Anda kecewa, bisa jadi toko Anda akan disebarluaskan sebagai toko dengan pelayanan buruk. Ingatlah bahwa akses Internet dapat menjadi media pemasaran yang baik, namun juga dapat menjadi media sosial yang menghancurkan.

4. Mengirim barang pesanan lewat jasa expedisi

          Selain itu kemudahan-kemudahan tersebut, Anda juga akan cukup repot untuk mempersiapkan, mengirim, dan mengawasi pengiriman produk yang Anda jual. Jika Anda menjual produk fisik, pastikan bahwa produk tersebut terbungkus dengan aman agar tidak rusak selama masa pengiriman, atau jika produk tersebut cukup bernilai, Anda dapat meminta untuk diasuransikan.

Disqus Comments