5+ Bisnis Fotografi Mudah Untuk Dicoba

Ketika kita merambah bisnis dalam bidang fotografi, kamera menjadi sebuah kunci penting. Kamera sudah cukup banyak mengubah kehidupan kita. Bukan hanya untuk mengabadikan momen spesial, kamera sudah menjadi sebuah peralatan seni. Perusahaan-perusahaan di bidang teknologi pun saling berlomba untuk membuat kamera dengan kualitas terbaik, hal ini mempermudah siapa saja untuk menjadi fotografer meski tanpa peralatan khusus. Namun tentu saja untuk benar-benar bisa menghasilkan kualitas foto terbaik memerlukan pengalaman dan keahlian dalam memahami cara kerja kamera dan teknik-teknik fotografi dengan lebih baik.

Selain itu, kegiatan fotografi bisa menjadi hobi yang sangat menyenangkan dan cukup menantang karena untuk mendapatkan nilai seni dari teknik fotografi itu sendiri bukan hal mudah. Inilah mengapa seorang fotografer profesional bisa memperoleh pendapatan begitu besar. Perlu digaris bawahi kembali bahwa nilai seorang fotografer dilihat dari hasil karyanya bukan dari seberapa mahal peralatannya. Meskipun sebagai fotografer Anda bebas menentukan tarif Anda, coba sesuaikan dengan kualitas karya Anda agar tidak terlalu mengecewakan pelanggan. Selalu ingat prinsip bisnis bahwa kepuasan pelanggan adalah prioritas utama.

Sebagai seorang fotografer, bisnis dalam bidang fotografi cukup beragam antara lain:

1. Freelance Photographer

Saat ini sebagian besar fotografer masih mengandalkan kegiatan freelance sebagai penghasilan utama mereka. Untuk mencari pekerjaan secara freelance terbilang cukup sulit karena hubungannya sangat erat dengan seberapa banyak relasi Anda. Seorang fotografer freelance biasanya banyak disewa saat ada acara-acara khusus seperti pre-wedding atau saat pernikahan itu sendiri, juga acara-acara resmi kenegaraan atau bahkan untuk berita, dsb.

2. Membangun Studio Foto

Tujuan membangun sebuah studio foto adalah agar orang-orang yang memerlukan jasa Anda dapat menemui Anda di studio. Dengan memiliki studio foto sendir, Anda pun dapat berlatih dan bereksperimen dengan lebih leluasa dalam studio.

3. Menjual Foto Dalam Situs Online

Anda bisa menjual karya seni fotografi Anda dalam situs-situs penyedia gambar secara online. Memang untuk distribusi digital dalam situs online rentan terhadap pembajakan karya cipta, namun saat ini situs-situs penyedia layanan penjualan karya digital telah mengatasinya dengan menyelipkan watermark. Beberapa situs penyedia layanan yang dapat Anda ikuti adalah Istockphoto.com , ShutterStock.com ; Alamy.com ; StockFresh.com ; serta beberapa situs lainnya. Menjual foto hasil karya Anda juga termasuk bisnis online yang menjanjikan.

4. Endorse Dari Media Sosial

Tampilkan karya-karya indah Anda dalam situs sosial untuk memancing adanya penggemar karya Anda. Semakin banyak yang menjadi follower Anda, maka tarif rekomendasi produk / endorse di channel milik Anda akan semakin mahal. Media yang cukup populer dalam berbagi foto saat ini adalah Instagram.

5. Membuka Pelatihan Fotografi

Fotografi memang membutuhkan banyak pengetahuan dan pengalaman, selain itu juga keindahan dari seni fotografi itu sendiri membuat fotografi menjadi hobi yang menyenangkan. Banyak sekali orang-orang yang ingin mempelajari tips-tips fotografi, lalu kenapa tidak Anda coba kesempatan ini dengan membuka sarana pelatihan fotografi.

Selain kelima cara tersebut, jika Anda pernah membaca artikel kami sebelumnya tentang cara mendapatkan penghasilan dari hobi, informasi dalam artikel tersebut bisa rekan-rekan i-Bisnis coba.

Tips untuk meningkatkan penghasilan bisnis dalam bidang fotografi bagi fotografer.

Fotografi merupakan keterampilan yang rumit, beberapa tips dibawah ini perlu Anda coba agar pelanggan Anda semakin merasa puas atas hasil karya yang rekan-rekan buat:

1. Berlatih dan banyak mencoba

Untuk menjadi seorang fotografer profesional dibutuhkan pengalaman dan jam terbang yang mumpuni. Kemampuan dalam menganalisa kondisi di berbagai lokasi hanya bisa didapat dari latihan dan uji coba.

2. Belajar editing foto

Setiap fotografer wajib mengetahui cara editing foto melalui aplikasi-aplikasi yang telah ada saat ini seperti Adobe Photoshop atau Adobe Lightroom, karena dengan menguasai aplikasi tersebut, Anda dapat menganalisa dan memperbaiki kualitas foto atau bahkan menambahkan efek lain yang tidak bisa didapat di lingkungan sekitar Anda seperti mengubah background foto.

3. Berpetualang

Anda harus rajin berpetualang ke tempat-tempat yang belum pernah Anda kunjungi dengan tujuan untuk mendapatkan inspirasi dan referensi lokasi, lingkungan, adat, dsb. Berpetualanglah, nikmati keindahan dunia sambil mengabadikan perjalanan kamu lewat kamera.

4. Memperluas relasi

Tidak bisa disangkal lagi, bahwa relasi adalah kunci seorang fotografer untuk mendapatkan pekerjaan secara nyata. Dapatkan rekan sebanyak mungkin dari berbagai wilayah, perluas hubungan Anda melalui perjalanan, komunitas, media sosial, perteman, atau keluarga.

5. Membuat proyek-proyek kecil

Sambil melatih kemampuan Anda, Anda bisa membuat proyek-proyek kecil seperti dalam satu bulan ini khusus untuk mengambil foto macro, lalu bulan berikutnya untuk mengambil foto obyek bergerak, bulan berikutnya tentang pemandangan alam, dsb. Hasil foto tersebut dapat Anda tampilkan dalam akun sosial Anda dan untuk hasil terbaik dapat Anda jual melalui toko online yang disebutkan diatas.

Membahas mengenai bisnis dalam bidang fotografi tidak akan pernah hilang hingga berganti masa. Jika Anda menanyakan, berapa tarif seorang fotografer? Hal itu tergantung pada kualitas, profesionalitas, fasilitas, kerumitan, dll.

Ingin tahu lebih banyak mengenai bisnis dan wirausaha? Subscribe dan daftarkan email Anda untuk mendapat informasi artikel terbaru kami.

Demi kenyamanan dan keamanan pengguna dan memastikan bahwa setiap komentar pembaca telah kami terima, maka setiap komentar akan kami moderasi terlebih dahulu. Harap tidak melakukan spam link, atau memberi komentar yang tidak berhubungan dengan topik artikel.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon