Tampilkan postingan dengan label Pengembangan Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengembangan Bisnis. Tampilkan semua postingan

8/19/17

5 Tahap Menyikapi Karyawan Baru dan Karyawan Pindahan

5 Tahap Menyikapi Karyawan Baru dan Karyawan Pindahan

Menyikapi Karyawan Baru dan Karyawan Pindahan
Selama masa operasional bisnis tentunya akan ada perubahan struktural baik dari tingkat atas maupun tingkat bawah. Akan selalu ada karyawan baru baik yang belum berpengalaman maupun karyawan pindahan yang sudah berpengalaman dari cabang atau perusahaan lainnya. Dengan adanya karyawan baru diharapkan bisa menjadi support untuk menutupi kekurangan maupun membawa hal-hal baru yang selama ini belum ada. Adanya karyawan baru juga bisa menjadi penghubung untuk menambah relasi dalam mengembangkan bisnis Anda.

Namun banyak juga kendala yang dihadapi ketika masuknya karyawan baru dalam perusahaan. Seperti ketidaktahuan terhadap jenis pekerjaan, perlunya adaptasi lingkungan, dan yang terpenting adalah pemahaman terhadap faktor keselamatan dalam kegiatan operasional usaha. Ada beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan untuk mempersiapkan dan mengelola karyawan baru antara lain dijelaskan sebagai berikut:

5 tahapan dalam menyikapi karyawan baru atau karyawan pindahan.

1. Induksi Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan (SHE)

Keamanan dan keselamatan merupakan faktor yang paling utama yang perlu Anda perhatikan untuk disampaikan kepada karyawan baru Anda. Menurut survey, sebagian besar kecelakaan kerja dilakukan oleh karyawan baru yang belum berpengalaman dalam mengidentifikasi potensi bahaya. Anda perlu menjelaskan secara mendetail mengenai peraturan dalam perusahaan terkait peralatan keselamatan, daerah yang tidak boleh diakses sembarangan, tempat-tempat pembuangan limbah, maupun SOP pekerjaan untuk memenuhi standart Safety, Health and Enviromment (SHE).

2. Orientasi Tempat Kerja

Sebagai karyawan baru yang belum memahami lingkungan sekitar perlu dilakukan orientasi tempat kerja agar dapat menjalankan fungsi tugasnya dengan baik dan menjaga keselamatannya dari potensi bahaya pada tempat-tempat terbatas dengan ijin khusus. Karyawan baru juga perlu mengenal rekanan dan struktur organisasi dalam usaha tersebut agar pekerjaan yang dilakukan semakin efektif dan tempat sasaran.

3. Deskripsi Pekerjaan dan SOP

Tujuan utama seorang karyawan baru adalah untuk mengisi kekurangan dalam operasional, oleh sebab itu mereka perlu memahami deskripsi pekerjaannya dan standar prosedur operasional agar pekerjaan yang dilakukan terarah dan sesuai dengan target semula. Mendidik karyawan baru memang sangat diperlukan, memberi pengetahuan dan pemahan baru sesuai target dimana ia dibutuhkan. Namun jangan jadikan karyawan baru sebagai tempat melimpahkan pekerjaan. Tidak jarang karyawan baru pada akhirnya mengerjakan hal-hal yang diluar batasannya karena ia belum memahami tujuan pekerjaannya yang pada akhirnya dimanfaatkan oleh rekan-rekannya untuk melakukan pekerjaan diluar otoritasnya.

4. Bebaskan Dalam Berkreasi

Dengan adanya karyawan baru diharapkan menjadi penyegar dalam operasional untuk memunculkan gagasan baru dan mengembangkan inovasi agar operasional berjalan lebih baik dan lebih efisien lagi. Maka tugas Anda adalah mengarahkannya dan jangan pernah membatasi ide-ide dari karyawan Anda agar ia terus termotivasi untuk berinovasi tanpa menyalahi prosedur. Dalam beberapa kasus karyawan baru sulit untuk menyesuaikan diri dengan SOP yang sudah ada dan ia mencoba melakukannya dengan cara yang diyakininya lebih mudah, dalam hal ini sebaiknya Anda lakukan evaluasi dan jika tidak berpotensi membahayakan sebaiknya Anda berikan ia waktu untuk mengasah idenya dan mengerjakan deskripsi pekerjaannya dengan nyaman dan lebih baik.

5. Pengertian dan Peringatan

Karyawan baru biasanya sering membuat kesalahan, oleh sebab itu Anda coba koreksi kembali keempat tahapan sebelumnya apakah telah berjalan sesuai yang diharapkan. Kesalahan-kesalahan yang terjadi biasanya karena ketidaktahuan atau inisiatif perkerja itu sendiri. Lakukan evaluasi dan berikan sedikit pengertian agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Namun jika kesalahan yang dilakukan cukup membahayakan, Anda dapat memberi peringatan langsung agar karyawan merasa jera dan selalu teringat kesalahannya.

Itulah 5 tahapan yang perlu dilakukan dalam menghadapi karyawan baru maupun karyawan pindahan agar dengan adanya mereka dapat mengisi kekurangan dan memberikan nilai tambah bagi organisasi.

8/06/17

Cara Menghitung Bagi Hasil Usaha Kerjasama

Cara Menghitung Bagi Hasil Usaha Kerjasama

Cara Menghitung Pembagian Hasil Usaha Kerjasama
Dalam memulai atau mengembangkan suatu usaha bukan hal yang mudah untuk dilakukan sendiri. Dengan mengajak kerjasama beberapa rekan bisa meningkatkan kesuksesan bisnis Anda sekaligus mengurangi potensi kerugian total. Bagi sebuah perusahaan besar berbadan PT mungkin bisa mendapatkan modal dengan mengeluarkan lembaran saham untuk dijual ke masyarakat dengan pembagian keuntungan / dividen sesuai persentase kepemilikan saham setelah dikurangi biaya operasional dan pengembangan usaha. Namun bagaimana cara bagi hasil usaha kerjasama untuk perusahaan startup, CV, atau usaha yang baru berjalan?

Pada dasarnya, untuk membangun dan menjalankan sebuah usaha diperlukan tiga bentuk modal awal yaitu:

1. Materi

Modal materi merupakan modal yang dapat terukur dalam nominal mata uang. Sebagai contoh menyediakan tempat usaha, membeli stok barang atau peralatan, atau bisa dengan bentuk uang untuk dikelola.

2. Pengelola

Merupakan usaha yang mengorbankan waktu dan tenaga untuk mengelola perusahaan. Dalam hal ini pengelola perusahaan bisa saja digantikan oleh karyawan dengan gaji tetap.

3. Marketing

Menjual merupakan bagian yang paling penting dalam suatu perusahaan. Banyak orang yang mampu membuat produk luar biasa tetapi kurang baik dalam hal marketing sehingga produk yang dijualnya tidak laku atau terjual dibawah harga normal. Meski biasanya posisi seorang marketing juga dirangkap oleh pengelola atau pemilik modal namun posisi ini juga perlu diperhitungkan dalam pembagian keuntungan.





Dalam pembagian keuntungan usaha tidak ada undang-undang yang menentukan perhitungannya. Namun setiap badan usaha dilindungi oleh pasal 1633 hingga pasal 1635 KUHP yang menyatakan cara pembagian keuntungan disesuaikan oleh perjanjian sekutu (semua pihak terkait) dengan batasan keuntungan tidak boleh diberikan hanya pada salah satu pihak namun dalam perjanjian dibolehkan kerugian menjadi beban salah satu pihak saja dan tidak boleh ada penetapan keuntungan pada pihak ketiga (pihak yang tidak terkait dalam bisnis). Sehingga diharapkan setiap pihak yang ikut serta didalamnya tidak ada yang merasa dirugikan atau mengambil keuntungan sepihak.

Untuk bentuk bagi hasil keuntungan usaha kerjasama dibedakan dalam dua tipe:

1. Keuntungan tetap

Keuntungan tetap merupakan keuntungan yang nominalnya ditentukan secara tetap berapapun hasil usaha yang didapatkan. Sebagai contoh A mengeluarkan modal 10 Juta, dengan pendapatan perbulan diperoleh 500 ribu per bulan selama jangka waktu tertentu atau selama perusahaan tersebut masih menghasilkan laba. Biasanya bentuk keuntungan ini digunakan oleh perusahaan startup atau UMKM untuk mendapatkan modal awal usaha dan memperkirakan besaran pengeluaran untuk membayar hutang modal.

2. Keuntungan dinamis

Keuntungan dinamis dihitung berdasarkan persentase perolehan dari sisa hasil usaha sesuai jumlah perbandingan modal. Ketika hasil usaha yang diperoleh meningkat, maka masing-masing pihak akan menerima hasil lebih, begitu pula sebaliknya.

Seperti yang disebutkan diatas, bahwa tidak ada ketetapan perhitungan dalam pembagian hasil usaha namun perhitungan pembagian hasil usaha perlu ditetapkan oleh sekutu dalam sebuah perjanjian kerjasama sebelum usaha dijalankan. Dengan mempertimbangkan 3 bentuk modal dan tipe pembagiannya seperti yang disebutkan diatas dapat diperkirakan perolehan masing-masing pihak.





Contoh ilustrasi menghitung pembagian hasil usaha kerjasama:
Anto memiliki ide untuk mendirikan usaha persewaan panggung dengan perkiraan modal 100 Jt, namun modal yang dimilikinya hanya 40 Jt, oleh sebab itu ia mengajak rekannya Budi untuk bekerjasama mendirikan usaha. Budi setuju untuk memberi modal kepada Anto sebesar 60 Jt, namun Budi cukup sibuk dengan rutinitasnya sehingga ia tidak dapat terlibat langsung dengan bisnis tersebut. Maka Anto lah yang menjalankan usaha tersebut, dengan modal bersama ia membeli beberapa peralatan panggung dan untuk mendirikan panggung ia harus menyewa 5 orang crew. Dalam satu bulan, Anto berhasil menyewakan panggungnya sebanyak 10 kali dan mendapat penghasilan total 200 Jt. Dipotong biaya operasional, menyewa crew dan untuk pengembangan aset, didapatlah keuntungan bersih sebesar 90 Jt. Dalam perjanjian awal, karena Anto bertindak sebagai pengelola dan juga marketing, maka Anto berhak mendapat fee sebesar 1 Jt setiap kali ia berhasil menyewakan panggung. Dengan total 10 kali persewaan, maka Anto mendapat fee sebesar 10 Jt dari total keuntungan bersih sehingga tersisa 80 Jt. Dengan perbandingan modal awal, masing-masing mendapat bagian untuk Anto sebesar 40% dan Budi sebesar 60%. Maka pada bulan tersebut Budi mendapat keuntungan sebesar 80 Jt x 60% = 48 Jt dan Anto sebesar 80 Jt x 40% = 30 Jt + Fee sebesar 10 Jt.

Mungkin dalam benak sebagian orang akan mengatakan, enak sekali Budi tidak perlu bersusah payah mengurus bisnisnya namun mendapat keuntungan lebih besar. Sekilas memang terlihat seperti tidak adil, namun pernahkah Anda berfikir bahwa Budi pun telah bekerja keras untuk menabung modal sebesar 60 Jt tersebut dan ia memiliki resiko kehilangan modal lebih besar dibandingkan Anto. Sebagai catatan bahwa cerita diatas hanya sebuah ilustrasi yang dalam praktek sebenarnya bisa berbeda karena semua keputusan pembagian hasil usaha didasarkan oleh kesepakatan dan perjanjian sekutu.

Tips dalam melakukan kerjasama bisnis:

1. Buat perjanjian tertulis secara detail dilengkapi materai.
2. Pastikan hasil penjualan Anda potong terlebih dahulu sebagai kas pengembangan usaha dan untuk modal operasional sebelum dibagian kepada seluruh pihak.
3. Catat setiap bentuk transaksi secara detail agar tidak ada pihak yang merasa ditipu akibat pencatatan dan perhitungan administrasi yang tidak tepat.
4. Dalam setiap bentuk kerjasama, kepercayaan merupakan modal terpenting oleh sebab itu jagalah selalu kepercayaan Anda terhadap rekan bisnis Anda.

Jangan lupa untuk terus belajar mengenai manajemen bisnis dan antisipasi kemungkinan terburuk tentang bagaimana mempertahankan bisnis dalam menghadapi masa krisis maupun tips pengembangan bisnis.


Saya percaya materi dapat membuat hidup seseorang menyenangkan. Namun, pada dasarnya jika Anda tidak mempunyai teman yang sangat baik, relatif yang mempedulikan Anda, hidup akan terasa kosong, sedih, dan materi tidak lagi menjadi penting.” – David Rockefeller

8/03/17

Media Online Berita Bisnis Indonesia

Media Online Berita Bisnis Indonesia

Media Online Berita Bisnis Indonesia
Seperti yang kita semua ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya raya baik dari sumber daya alam maupun dari manusianya. Kekayaan negeri ini tentunya akan sangat menguntungkan jika dapat dikelola sendiri oleh warganya dengan sangat baik. Sayangnya, kesadaran dan pengetahuan warga untuk berwirausaha masih tergolong minim sehingga pengusaha asing masih menjadi investor terbesar bagi sebagian besar perusahaan di Indonesia. Oleh sebab itu, kini sebaiknya Anda mulai belajar dan mendalami pengetahuan bisnis melalui portal-portal media berita dan pengetahuan bisnis Indonesia secara online.


5 Alasan mengapa Anda perlu berlangganan berita bisnis dari media online Indonesia adalah:

1. Up to date

Dengan adanya Internet saat ini, segala informasi bisa kita dapatkan dengan sangat cepat. Begitu pula dengan portal-portal berita saat ini yang sebagian besar sudah menyediakan layanan Subscribe sehingga mereka dapat segera memberitahu Anda mengenai berita-berita pilihan terbaru langsung ke alamat email Anda.

2. Mudah

Akses internet juga mempermudah Anda untuk membaca berita terbaru lewat genggangman tangan Anda dari layar ponsel. Saat ini perlahan penggunaan kertas koran sudah semakin ditinggalkan karena dianggap kurang praktis, tidak berwarna dan berdampak buruk pada lingkungan. Tetapi dibalik kemudahan internet, sebaiknya Anda juga berhati-hati karena saat ini mulai banyak situs tak bertanggung jawab yang menyebarkan berita tidak benar hanya asal menarik pengunjung saja. Jadi kembali telusuri setiap berita yang Anda baca agar didapat kebenarannya.

3. Murah

Dari segi ekonomis, media berita online dianggap lebih murah karena tidak memerlukan banyak media seperti kertas dan mesin pencetak. Dengan membaca berita secara online Anda telah sedikit lebih berhemat dan ikut serta dalam menjaga kelestarian alam dalam upaya mengurangi penggunaan kertas.

4. Berwawasan

Tentu saja dalam kegiatan membaca, apapun sumber bacaannya, akan memberi Anda wawasan yang lebih luas. Terutama terkait kabar-kabar terbaru dan mungkin dalam berita-berita Bisnis, Anda akan menemukan istilah asing, yang dapat segera Anda telusuri saat itu juga ketika Anda menggunanakaan layanan situs berita online.

5. Memiliki Pandangan Kedepan

Dengan berbagai pengetahuan yang telah Anda dapatkan dari berita, Anda bisa mengambil beberapa kesimpulan dan prediksi masa depan dengan lebih percaya diri. Kebanyakan pola bisnis sangat dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan pemerintah daerah , nasional maupun dunia. Dalam berita Anda juga dapat menemukan potensi bisnis yang lebih baik misalnya saat ini di seluruh dunia sedang gempar terkait harga Bitcoin yang sebelumnya tidak begitu dianggap keberadaannya di awal diluncurkan sekitar tahun 2009, tetapi saat ini bisa berharga hingga puluhan juta rupiah per koin. Seperti yang kami angkat dalam artikel Bitcoin dan cara mendapatkannya.


Di jagad internet cukup banyak situs berita yang dapat Anda pantau, namun hanya beberapa saja yang benar-benar mengangkat berita khusus terkait dunia bisnis. Dan sekali lagi i-Bisnis menyarankan agar Anda menerima berita dari situs yang benar-benar terpercaya. Berikut ini lima situs penyedia berita bisnis terbaik yang dapat Anda pantau langsung:


Tentu saja, selain kelima media online penyedia berita bisnis Indonesia tersebut, Anda wajib subscribe situs i-Bisnis.com karena hanya disini Anda bisa belajar mengenai dunia bisnis dengan ulasan tuntas.


7/28/17

Manfaat Kemasan Untuk Produk Anda

Manfaat Kemasan Untuk Produk Anda

Kemasan Produk, pengertian, tujuan, fungsi
Tidak dapat disangkal lagi bahwa kemasan merupakan hal yang penting bagi setiap produk. Pengertian kemasan menurut Marianne Rosner Klimchuk, & Sandra A. Krasovec (2007), adalah desain kreatif yang mengaitkan struktur, bentuk, warna, material, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Kemasan digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, menyimpan, mengeluarkan, membedakan dan mengidentifikasi sebuah produk di pasar.

Kemasan merupakan kesan pertama yang dilihat oleh calon pembeli. Suatu kemasan sebaiknya bersifat unik, menarik, aman, informatif, dan jujur. Dengan ke lima sifat tersebut diharapkan pembeli tidak hanya tertarik, namun juga merasa puas dengan isi produk di dalamnya. Di era modern seperti ini, persaingan produk menjadi sangat ketat, banyak plagiat yang menjual produk yang sama. Yang menjadi pembeda tentu saja merek dan kemasan produk. Oleh sebab itu fungsi kemasan menjadi sangat penting untuk mendapatkan perhatian dan kepercayaan pembeli.

Jenis-Jenis Kemasan Produk

Secara struktural, kemasan dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:

1. Kemasan Primer

Merupakan kemasan yang bersinggungan / berhubungan langsung dengan produk seperti botol minuman, kaleng sarden, plastik makanan, dan lainnya.

2. Kemasan Sekunder

Ini merupakan lapisan kedua setelah kemasan primer yang digunakan untuk mengelompokan produk. Sebagai contohnya adalah bungkus plastik pada kemasan Yakult atau kardus kemasan Aqua gelas, dsb.

3. Kemasan Tersier dan Kuarter

Kemasan ini hampir seperti kemasan sekunder, hanya saja lebih diperuntukan untuk mengamankan produk selama masa pengiriman. Contohnya adalah packing kayu, krat pada minuman botol, dsb.


Tujuan Kemasan dan Label Produk

Menurut Louw dan Kimber (2007), kemasan dan pelabelan mempunyai beberapa tujuan, yaitu:
  • Physical Production : Melindungi kualitas produk dari dalam sejak masa produksi.
  • Barrier Protection : Melindungi produk dari pencemaran dari luar seperti debu, udara, air, dsb.
  • Containment or Agglomeration : Pengelompokan produk agar mudah dibawa atau melindungi agar produk kecil tidak tercecer.
  • Information Transmission : Menyampaikan informasi terkait produk dan kemasan kepada pelanggan agar tidak terjadi penyalahgunaan dan demi keamanan pengguna maupun lingkungan.
  • Reducing Theft : Kemasan dapat digunakan sebagai jaminan keamanan produk seperti kemasan yang rusak setelah dibuka sehingga tidak dapat digunakan atau diperjualbelikan kembali.
  • Convenience : Menambahkan nilai kenyamanan dalam penggunaan produk seperti mudah dibawa, anti tumpah, mudah diambil dan dapat ditutup kembali.
  • Marketing : Dari segi marketing, kemasan dapat menjadi pemikat produk yang membuat pembeli tertarik dan membeli produk tersebut.


Begitu pentingnya kemasan dalam mempengaruhi penjualan sebuah produk sehingga Anda perlu mencari ide kemasan bagi produk Anda. 12 Ide Kemasan produk dari situs Hipwee ini sangat unik dan mungkin dapat Anda tiru dan modifikasi agar sesuai dengan produk Anda. Hati-hati pula dalam mengatur kemasan Anda agar tidak mengecewakan pembeli. Saat ini banyak sekali pembeli yang merasa tertipu dengan kemasan besar namun tidak sesuai dengan jumlah isinya, atau informasi kemasan yang menjanjikan banyak hal berbeda dengan kenyataan. Ingat bahwa kepercayaan dan pengalaman pengguna merupakan kunci kesuksesan suatu produk.


7/06/17

Mendapatkan Loyalitas Pelanggan Hanya Dengan 3 Hal Ini

Mendapatkan Loyalitas Pelanggan Hanya Dengan 3 Hal Ini

3 Hal yang membuat pelanggan loyal
Beberapa hari lalu i-Bisnis mengunjungi salah satu warung yang menjual menu utama Bakso di daerah Singosari, Kab. Malang. Nama warung tersebut Bakso Cak Kar. Ada beberapa hal unik yang i-Bisnis temukan dalam usaha tersebut. Keunikan yang membuat i-Bisnis belajar mengenai loyalitas pelanggan. Hal tersebut karena secara lokasi, warung Bakso ini terletak cukup tersembunyi dan cukup jauh dari jalur utama kota. Tetapi warung ini hampir tidak pernah sepi pengunjung, bahkan banyak sekali pengunjung dengan kendaraan luar kota yang menikmati hidangan warung ini. Perjuangan Bapak Karsono sebagai pendiri warung Bakso ini memang tidak mudah dan butuh waktu bertahun-tahun dari berjualan dengan dipikul, menggunakan gerobak, hingga membuka warung seramai ini. Dari berjualan keliling tersebut, Pak Karsono telah membuat sebuah hubungan dengan pembeli secara baik. Meski sudah tidak berkeliling lagi, namun bisnis Bakso Cak Kar justru semakin berkembang pesat.

Inilah 3 hal yang membuat pelanggan menjadi loyal terhadap bisnis Bakso Cak Kar tersebut:

1. Kualitas Produk

Bakso yang dihasilkan warung ini memang sangat nikmat karena terbuat dari bahan-bahan berkualitas sehingga siapa pun yang mencobanya pasti ingin kembali lagi kesana untuk merasakan nikmatnya Bakso dengan cita rasa khas tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas merupakan unsur utama yang dicari oleh pelanggan ketika mencari suatu produk atau layanan. Pelanggan hanya akan benar-benar puas jika produk yang dicarinya memiliki kualitas yang baik. Terlebih jika Anda dapat menyajikan pengalaman yang lebih baik lagi maka pelanggan tidak akan pernah berpaling lagi dari bisnis Anda.

2. Kreatifitas

Hal kedua yang membuat pelanggan menjadi loyal adalah kreatifitas. Ketika Anda mengunjungi warung Bakso ini, Anda akan disuguhi berbagai macam jenis bakso. Bakso Cak Kar terkenal dengan Bakso Mercon-nya (mercon = petasan) yang begitu pedas hingga terasa seperti meledak didalam mulut ketika dinikmati pembeli. Tidak hanya bakso mercon, Anda juga bisa menemukan bakso isi keju, jamur, otak sapi, bakso urat, dan berbagai macam menu lainnya yang sangat bervariasi. Moto utama warung Bakso ini adalah ‘Kami akan selalu berinovasi demi kepuasan pembeli’. Dengan kreatifitas akan muncul berbagai inovasi yang membuat pelanggan tidak pernah merasa jenuh dengan produk yang ditawarkan. Inovasi merupakan nafas sebuah usaha. Ketika sebuah usaha berhenti berinovasi, lambat laun ia akan mati tertinggal oleh perkembangan lingkungan.

3. Pelayanan

Pertama kali i-Bisnis mengunjungi warung tersebut sekitar tahun 2014, warung ini masih cukup terbilang sederhana namun tertata dengan sangat baik. Tidak ada sedikitpun kesan kotor atau berantakan meski pengunjung warung cukup banyak. Saat beberapa hari lalu i-Bisnis kembali berkunjung, warung ini sudah berkembang dengan lokasi yang diperluas, dengan penataan yang telah berubah namun masih terjaga kerapihannya. Kini warung ini pun sudah memiliki lebih banyak pelayan dibanding beberapa tahun lalu. Namun kesan keramahan dan pelayanannya tidak pernah berkurang sedikit pun.

Untuk memancing pelanggan agar menjadi loyal terhadap bisnis yang Anda jalankan adalah dengan menempatkan diri Anda sendiri sebagai seorang pelanggan. Pelanggan Anda akan merasa puas jika Anda menyuguhkan 3 hal diatas secara terus menerus kepada pelanggan. Pelanggan yang loyal adalah pelanggan yang merasa puas. Ketika pelanggan terpuaskan, maka mereka akan kembali kepada Anda tanpa Anda mencari mereka, bahkan tanpa diminta pun mereka akan menyarankan produk Anda pada kenalan-kenalan mereka.


6/05/17

5 Strategi Bisnis Pengusaha Indonesia Untuk Memikat Pelanggan

5 Strategi Bisnis Pengusaha Indonesia Untuk Memikat Pelanggan

Strategi Bisnis Di Indonesia Untuk Menarik Pelanggan
Meski dinilai memiliki pasar yang masih sangat menjanjikan sebagai negara berkembang, namun persaingan bisnis di Indonesia dinilai cukup ketat. Hal ini memicu pengusaha Indonesia untuk lebih kreatif dalam mencari strategi bisnis yang tepat. Jika kita terjun ke lapangan untuk menilai pola beli masyarakat, tentu ini bisa menjadi langkah paling awal yang tepat untuk menyusun strategi bisnis. Dengan mengetahui strategi bisnis yang tepat diharapkan dapat memikat pelanggan untuk membeli produk Anda. Secara umum pola beli masyarakat dapat kita nilai dan atasi dengan strategi lima strategi dibawah ini.

5 Strategi bisnis di Indonesia untuk memikat pelanggan

1. Inovatif dalam pengembangan produk

Orang-orang Indonesia menyukai hal-hal unik, kreatif dan benar-benar baru. Inilah yang menjadi perhatian utama untuk memikat pasar Indonesia. Semakin kreatif produk atau layanan yang Anda sajikan pada pelanggan, akan terasa semakin menarik bagi masyarakat untuk mengunjungi dan mencoba produk Anda. Cobalah untuk inovatif dalam mengembangkan produk. Dapat keunikan yang membuat produk Anda berbeda dan dapat bersaing secara lebih unggul dibanding pesaing.

2. Kompetitif menghadapi pesaing

Pesaing bisa menjadi salah satu tempat Anda belajar dalam mengkoreksi dan mengembangkan bisnis Anda. Selalu awasi perkembangan dan strategi pesaing Anda. Belajarlah untuk mengetahui keunggulan pesaing Anda sehingga Anda dapat membuat strategi dalam mencegahnya dan kembali unggul dalam persaingan. Ingatlah untuk tidak terlena dengan kekuatan pasar yang Anda miliki saat ini. Belajarlah dari perusahaan-perusahaan besar seperti Nokia dan Kodak yang terlanjur hanyut dalam kejayaan dan berakhir dengan kekalahan karena tidak memperhatikan perubahan lingkungan dan pesaing.

3. Positif dalam menilai lingkungan

Bagi seorang pengusaha besar, problem is occasion, dimana ada masalah maka disitu ada peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Ingatlah prinsip dasar manusia yang selalu mengharapkan kemudahan dalam berbagai aspek. Maka ketika ada suatu permasalahan, jika Anda dapat menjual kemudahan maka orang akan berdatangan pada Anda. Begitu pula ketika Anda menghadapi permasalahan internal, jika Anda dapat mengatasi permasalahan tersebut maka Anda sudah selangkah lebih maju dari pesaing Anda.

4. Selektif memilih bahan baku produk

Saat ini masyarakat Indonesia semakin cerdas dalam memilih produk unggulan. Bukan lagi mengenai harga, namun masyarakat kini lebih mengedepankan kualitas. Dalam pemahaman masyarakat, dengan kualitas yang baik maka produk dapat digunakan lebih lama dan harga jual kembali pun lebih stabil. Tapi tidak menuntut kemungkinan pula jika harga yang kompetitif dan lebih masuk akal akan menjadi pilihan terbaik menurut masyarakat.

5. Reaktif melihat trend yang ada

Dengan semakin mudahnya akses informasi dan penyebaran berita melalui media sosial, masyarakat Indonesia pun tidak ketinggalan dalam meramaikan trend yang ada, bahkan dalam beberapa waktu lalu Indonesia sempat menjadi sorotan bagi trend dunia melalui “om telolet om” maupun berbagai aksi kreatif warga. Dengan memanfaatkan trend yang ada baik melalui iklan maupun pengembangan produk, Anda dapat memikat pelanggan lebih banyak.

Itulah 5 strategi bisnis yang dapat Anda praktikan untuk memikat pelanggan di Indonesia. Untuk membuat keputusan bisnis dari strategi tersebut yang tepat Anda dapat mencoba menggunakan Swot Analysis yang telah kami jelaskan pada artikel sebelumnya. Strategi bisnis yang tepat akan sangat mempengaruhi pergerakan bisnis Anda dan menentukan posisi bisnis Anda dalam peringkat pasar untuk menarik pelanggan. Jangan mudah berpuas diri karena pergerakan bisnis di Indonesia begitu dinamis dan dapat berubah setiap saat.

5/21/17

Memilih Produk Bisnis, Berdasar Tren Atau Produk Tetap?

Memilih Produk Bisnis, Berdasar Tren Atau Produk Tetap?

Pilihan Produk Bisnis Berdasar Trend Atau Manfaat Tetap
Jika kita menelisik trend bisnis beberapa tahun lalu gempar sekali dengan jenis tanaman hias tertentu yang harganya tiba-tiba meroket. Lalu antara tahun 2015/2016 pun kita digemparkan dengan trend batu akik hingga dimana-mana orang berburu batu, mencari di sungai, pekarangan, pantai, dimanapun orang-orang sibuk mengorek tanah berharap menemukan batu spesial. Lalu awal tahun ini tiba-tiba muncul sebuah inovasi mainan unik yang disebut “Fidget Spinner”, sebuah mainan yang dapat diputar diantara jari-jari Anda seperti gasing dan dipercaya memiliki manfaat sebagai pengurang stress dan menambah fokus. Awalnya penulis merasa bahwa mainan yang terlihat kurang bermanfaat itu tidak mungkin dapat menguasai pasar. Tapi ternyata saat ini menjadi mainan yang banyak diburu orang entah untuk manfaatnya, atau sekedar untuk mengikuti gaya hidup. 

Sebagai seorang pelaku bisnis memang dituntut untuk selalu berfikir luas dan mengikuti perkembangan zaman. Itu berarti kadang Anda harus memilih antara meneruskan penjualan produk yang Anda yakini dapat memberi manfaat bagi masyarakat, atau beralih mengikuti arus deras bisnis yang sedang melejit saat itu? Tentukan pilihan Anda setelah menganalisa kedua pilihan tersebut.

Antara Trend atau Manfaat, manakah pilihan bisnis yang sesuai untuk Anda?

A. Bisnis dengan mengikuti Trend

Menjalankan bisnis berdasarkan Trend memang dinilai menjanjikan keuntungan lebih besar dibanding produk tetap. Namun setiap kelebihan pasti memiliki kekurangan pula. Bisnis ini dinilai memiliki resiko sama besar dengan potensi keuntungan yang bisa didapat. Dalam menjalankan Trending Business, Anda dituntut untuk mampu memprediksi potensi pasar di masa mendatang. Prinsip utama menjalankan bisnis ini adalah “siapa cepat, dia dapat”, Jika Anda melihat sebuah potensi besar sebelum tren tersebut terjadi di lingkungan Anda dan Anda segera mengumpulkan produk sebelum harga produk menanjak tajam, maka Anda akan mendapatkan keuntungan maksimal. Tetapi jika Anda cukup lambat dalam menghadapi trend ini, keuntungan Anda tidak akan maksimal dan bahkan berpotensi untuk rugi. Jika Anda ingin menekuni bisnis seperti ini maka Anda mencoba kiat berikut:
  • Usahakan untuk selalu membaca berita-berita terbaru dari media online
  • Memperhatikan adanya Trend di media sosial (Instagram, Facebook, Google+, dsb.)
  • Mencari kenalan warga asing dari negara yang lebih maju dan berpotensi sebagai Role Model
  • Mengikuti berita Infotainment, sebagian besar trend dimulai oleh orang-orang terkenal secara sengaja atau pun tidak.

B. Bisnis dengan produk bermanfaat tetap

Hampir bertolak belakang dengan produk-produk trend sesaat. Perkembangan bisnis dengan produk  tetap dinilai cukup lambat. Menjual produk tetap memerlukan strategi pemasaran yang lebih rumit, berbeda dengan produk trend yang memang sudah banyak dikenal masyarakat secara viral di berbagai media. Untuk memasarkan produk tetap, Anda harus berusaha sendiri atau Anda harus membayar jasa pemasaran, memasang iklan, dsb. Namun bukan berarti menjual produk tetap tidak menghasilkan keuntungan. Produk yang memiliki manfaat tetap biasanya dapat bertahan di pasar lebih lama bahkan berpotensi meningkat dari waktu ke waktu. Sedangkan dari segi keuntungan, harga jual produk tetap pun relatif stabil. Untuk dapat memaksimalkan hasil dari menjual produk tetap, sebaiknya Anda mencoba beberapa tips berikut:
  • Berikan pelayanan terbaik untuk mendapatkan loyalitas pelanggan
  • Lakukan inovasi produk untuk menghindari kejenuhan pelanggan namun dengan tetap menjaga ciri khas produk Anda
  • Kedepankan unsur manfaat produk untuk menarik calon pelanggan baru
  • Jangan memulai persaingan harga, karena justru akan menghancurkan bisnis Anda sendiri di masa depan
  • Lakukan pemasaran secara efektif sesuai target pasar yang Anda harapkan

Bisnis manapun yang menjadi pilihan Anda, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Anda mengharapkan keuntungan sesaat, Anda bisa mencoba bisnis mengikuti tren, namun Anda harus jeli melihat potensi pasar. Sedangkan untuk menjual produk tetap yang perlu Anda perhatikan hanya fokus pada produk Anda, dan mencari cara agar menarik pelanggan semakin banyak.

5/16/17

Cara Membuat SWOT Analysis Untuk Menentukan Keputusan Bisnis

Cara Membuat SWOT Analysis Untuk Menentukan Keputusan Bisnis

Cara Menggunakan Analisis SWOT Untuk Membuat Keputusan Bisnis
Salah satu alat penting bagi seorang pengusaha dalam menilai bisnisnya dan membuat keputusan adalah menggunakan teknik SWOT Analysis. SWOT adalah akronim dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (kesempatan) dan Threats (Ancaman). Membuat Analisis SWOT sangat bermanfaat sebagai alat pembuat keputusan dalam rencana langkah berikutnya. Sebagai seorang pembuat keputusan harus memahami sasaran mana yang dapat diambil menurut hasil analisis SWOT. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa analisa ini pertama kali diperkenalkan oleh Albert Humphrey antara tahun 1960 – 1970 di Institut Penelitian Sanford (SRI). Meski begitu, Humphrey tidak pernah menyatakan bahwa ia pencipta model Analisis SWOT.

Cara membaca tabel Analisis SWOT

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa SWOT merupakan akronim dari Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats. Berikut ini penjelasan lengkap atas masing-masing bagian:
Analisis SWOT
  • Strength (kekuatan): Merupakan karakter bisnis yang memiliki nilai tambah dibanding lainnya.
  • Weaknesses (kelemahan): Karakter yang melemahkan bisnis dibanding pesaing.
  • Opportunities (kesempatan): Elemen dalam lingkungan dimana bisnis Anda bisa mendapatkan nilai lebih.
  • Threats (ancaman): Elemen dalam lingkungan yang dapat menyebabkan bisnis Anda terancam.

Untuk mempermudah Anda bisa menambahkan faktor internal dan eksternal dimana faktor internal merupakan penilaian yang dapat terjadi dalam lingkup bisnis dan faktor eksternal merupakan kemungkinan dari luar yang dapat mempengaruhi bisnis Anda.

Identifikasi masalah menggunakan Analisis SWOT

Untuk dapat menggunakan Analisis SWOT Anda hanya perlu mencatat poin-poin yang sesuai pada masing-masing kolom, atau gunakan pertanyaan berikut ini untuk membantu Anda mendapatkan poin-poin tersebut:

A. Strengths

  1. Apa kelebihan yang dimiliki bisnis Anda?
  2. Kelebihan apa yang Anda lakukan dibanding pesaing Anda?
  3. Bahan baku unik atau murah apa yang bisa Anda dapatkan dibanding pesaing?
  4. Kekuatan apa yang dilihat pelanggan Anda dari produk Anda?
  5. Faktor apa yang Anda harapkan untuk mendapatkan penjualan?
  6. Nilai keunikan (unique value proposition) apa dalam bisnis Anda?

B. Weaknesses

  1. Apa yang dapat Anda perbaiki?
  2. Apa yang harus Anda hindari?
  3. Kelemahan apa yang dilihat pasar dari produk Anda?
  4. Faktor apa yang menyebabkan Anda kehilangan penjualan?

C. Opportunities

  1. Kesempatan baik apa yang dapat Anda lihat?
  2. Tren menarik apa yang sedang Anda perhatikan?
  3. Perhatikan adanya perubahan dalam teknologi dan pasar dalam beberapa waktu ini
  4. Apakah ada perubahan peraturan pemerintah yang mempengaruhi bisnis Anda?
  5. Perubahan apa yang terjadi dalam masyarakat terkait gaya hidup, pergaulan, dsb.
  6. Apakah ada acara publik dilingkungan Anda?

D. Threats

  1. Halangan apa yang Anda hadapi?
  2. Apa yang dilakukan pesaing Anda?
  3. Apakah ada perubahan standart atau spesifikasi terkait pekerjaan, produk atau layanan?
  4. Apakah perubahan teknologi dapat mengancam bisnis Anda?
  5. Apakah Anda memiliki masalah hutang atau tanggungan?
  6. Apakah ancaman yang ada benar-benar membahayakan bisnis Anda?

Cara membuat SWOT Analysis untuk mengambil keputusan bisnis

Untuk mendapatkan ide-ide lebih banyak, sebaiknya Analisis SWOT dilakukan dalam suatu pertemuan dimana moderator menjelaskan terlebih dahulu mengenai sistem SWOT kemudian membagi kelompok dalam beberapa bagian kelompok kecil setelah itu menggabungkan seluruh kelompok untuk mempersatukan ide. Setelah poin-poin dalam SWOT terkumpul, saatnya memanfaatkan poin-poin tersebut untuk mendapatkan membuat analisa dan kesimpulan seperti dalam tabel berikut:

Analisa SWOT

  • Opportunity – Strength : Gunakan kekuatan untuk meningkatkan kesempatan
  • Opportunity – Weakness : Tutupi kelemahan dengan mengambil kesempatan
  • Threat – Strength : Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman
  • Threat – Weakness : Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman

Dari tabel tersebut Anda dapat menyimpulkan apa yang sudah bisnis Anda lakukan untuk dipertahankan, serta kesempatan apa yang dapat Anda manfaatkan untuk pengembangan bisnis dan mengurangi ancaman.


Tanpa sasaran dan rencana meraihnya, Anda seperti kapal 
yang berlayar tanpa tujuan.” – Fitzhugh Dodson

5/09/17

Cara Membangun Relasi Bisnis Yang Baik dan Saling Menguntungkan

Cara Membangun Relasi Bisnis Yang Baik dan Saling Menguntungkan

Menjalin Relasi Bisnis Yang Baik
Sebagai makhluk sosial, menjalin relasi merupakan hal penting begitu juga dalam keperluan bisnis. Manusia yang hidup di zaman modern seperti saat ini, menjalankan bisnis menjadi pilihan terbaik agar dapat bersaing di jaman global yang penuh persaingan. Bagaikan kompetisi yang tak berujung, persaingan dalam dunia bisnis ini kian ketat dan semakin mempersempit gerak bagi para pemula bisnis. Yang paling diuntungkan adalah mereka yang lebih dulu terjun dalam dunia bisnis ini, seakan tidak menyisakan celah bagi mereka yang baru pertama kali terjun mencoba menjalankan bisnisnya.

Bagi pemula bisnis seharusnya dapat mengambil contoh dari para senior yang lebih dulu mendalami bisnis, salah satu strategi yang dilakukan pebisnis jaman dulu dan terbukti sangat ampuh untuk tetap mempertahankan bisnisnya hingga saat ini dan semakin membuat kondisi bisnisnya meningkat adalah dengan menjalin relasi bisnis yang baik. Strategi ini merupakan sebuah hal yang wajar di lakukan oleh para pebisnis namun tidak semua pebisnis mampu dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan rekan-rekan bisnis mereka. Tentunya dengan menjalin sebuah hubungan yang baik dengan relasi bisnis akan membawa nilai positif dalam kemajuan bisnis yang Anda jalankan.

Dengan memiliki relasi bisnis yang kuat, bisnis yang Anda jalankan pastinya akan memiliki jaringan lebih luas. Sangat di sayangkan jika Anda menjalankan bisnis namun tidak memiliki relasi bisnis yang kuat, umumnya hal yang demikian lazim terjadi pada pemula bisnis. Beruntungnya Anda jika menemukan artikel ini yang mengulas tentang menjalin relasi bisnis yang menguntungkan bagi pemula. Karena akan ada beberapa hal yang bisa dikatakan penting untuk memiliki relasi bisnis yang kuat dan sama-sama menguntungkan bagi pihak pihak yang bersangkutan di dalamnya. 

5 poin berikut dapat membantu Anda membangun relasi bisnis yang baik dan saling menguntungkan:

1. Membuat Kesan Pertama

Kesan pertama merupakan hal yang sangat penting untuk menarik perhatian lawan bicara Anda. Membuat kesan pertama dengan menunjukan hal-hal positif merupakan kewajiban, tetapi jangan ubah jati diri Anda hanya untuk menarik perhatian lawan. Sebaiknya Anda menunjukan jati diri Anda sejak semula untuk melihat kecocokan antara Anda dan calon relasi Anda. Berusaha menjadi orang lain hanya akan mempersulit Anda dan dapat menghilangkan kepercayaan relasi Anda di kemudian hari.

2. Ramah dan Terbuka

Semua orang menyukai sikap ramah, cobalah untuk terlihat selalu tenang meski kesan pertama yang Anda dapatkan kurang menyenangkan. Berikan tanggapan pada setiap pertanyaan atau pernyataan dari lawan Anda. Cobalah untuk terbuka, dengan menceritakan hal-hal yang sekiranya perlu diketahui oleh rekan Anda. Anda tidak harus menceritakan segalanya secara detail, tetapi dengan memberikan gambaran luas tentang prospek Anda dimasa depan, tentu dapat menarik minat rekan Anda untuk mau terlibat lebih dalam.

3. Menjaga Kepercayaan

Hal ke tiga yang patut Anda pertahankan dalam menjalin relasi bisnis adalah dengan menjaga kepercayaan rekan Anda. Kepercayaan tidak mudah didapatkan kembali ketika Anda pernah mengingkarinya. Untuk menjaga kepercayaan, Anda hanya perlu bersifat apa adanya. Memberikan gambaran mimpi Anda mengenai perkembangan bisnis dimasa mendatang merupakan hal yang bagus, namun jangan pernah menjanjikan hal yang tidak mungkin Anda tepati. Ketika Anda merasa tidak dapat menepati janji Anda, coba untuk segera memperbaikinya, tunjukan bahwa Anda benar-benar orang yang bertanggung jawab.

4. Bersedia Mendengar

Semua orang suka berbicara, semua orang suka didengarkan. Kata-kata bisa menjadi pedang bermata dua, dengan kata-kata Anda dapat mengarahkan pandangan lawan, namun bagi sebagian orang terutama mereka yang sudah banyak berpengalaman, kata-kata yang dikeluarkan bisa menjadi alat yang tepat untuk menyerang pembicara kembali. Perbanyak mendengar dengan seksama dan meneliti setiap kata yang diucapkan rekan Anda, Anda dapat belajar lebih banyak dengan mendengar bukan dengan berbicara.

5. Jangan Membawa Urusan Pribadi

Bersifat simpatik memang patut dilakukan untuk menjalin relasi dalam bisnis maupun kehidupan sosial. Tapi, tidak semua orang memiliki kehidupan pribadi yang manis, sekalipun bagi orang-orang yang Anda anggap telah sukses dan bahagia. Menyinggung masalah pribadi bisa menjadi bencana yang tidak Anda duga. Seseorang dapat berubah sikap seketika saat Anda ikut campur dalam urusan pribadinya. Namun ketika suatu saat relasi Anda mau menceritakan urusan pribadinya seperti tentang keluarga atau hubungan asmara maka dapat dipastikan bahwa ia telah benar-benar mempercayai Anda. Pastikan agar Anda tidak merusak kepercayaan itu.

Itulah lima cara dalam membangun relasi bisnis yang baik dan saling menguntungkan kedua pihak. Tunjukan nilai positif yang Anda miliki, namun tetap dengan saling menghargai pendapat masing-masing. Jika ada perbedaan dalam mengemukakan pendapat, sebaiknya untuk berdiskusi dan mencari jalan tengah.

5/08/17

Strategi Online Marketing Tepat Sasaran

Strategi Online Marketing Tepat Sasaran

Strategi Online Marketing
Mengingat teknologi yang semakin canggih juga tidak sedikit merubah pola strategi pemasaran dalam bentuk online marketing. Di zaman yang serba canggih banyak orang dimanjakan akan semua fasilitas yang ditawarkannya. Internet memang sangat membantu dalam kehidupan manusia sehari-hari. Kita dapat dengan mudah untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan. Hal ini juga sangat membantu dalam sektor jual beli. Dengan semakin mudahnya transaksi jual beli yang kita lakukan hanya dengan menggunakan situs belanja online, kita dapat berbelanja barang sesuai dengan kebutuhan kita, mulai dari kebutuhan pangan sehari-hari atau pun barang-barang lainnya. Sebagai toko online pastinya memerlukan strategi marketing online yang tepat untuk memperkenalkan produk mereka. Jika anda adalah salah satu pebisnis yang baru saja mulai, pasti anda akan memikirkan bagaimana cara untuk memperkenalkan apa yang menjadi produk andalan anda. Anda dapat mencari target pasar anda dengan menggunakan internet.

Salah satu cara untuk meraup keuntungan yang banyak yaitu dengan iklan. Di era digital sudah banyak sekali pebisnis yang memanfaatkan strategi marketing online ini untuk terus meningkatkan penjualan produknya melalui iklan online. Marketing online akan berhasil jika dalam penerapannya dilakukan secara konsisten dan benar-benar tepat sasaran.

Berikut ini tahapan strategi online marketing yang dapat anda lakukan :

1. Menentukan Target

Anda harus menentukan target pada siapa iklan itu ditujukan, dan untuk apa iklan itu ada. Dalam hal berbisnis iklan merupakan tombak yang sangat tajam untuk mendapatkan audiens. Sebagai contoh anda akan membuat iklan untuk produk anda dalam jasa make up, pastinya anda akan membuat iklan tentang informasi jasa make up apa saja yang anda tawarkan, misal saja make up wisuda, make up bridal, atau make up lainnya. Di iklan anda pasti akan dibuat semenarik mungkin untuk menarik perhatian para audiens.

2. Pemasangan Iklan

Ketika anda akan merencanakan untuk memasang iklan online maupun offline untuk memperkenalkan produk anda itu sah-sah saja. Tetapi anda juga harus memperhatikan bahwa pemasangan iklan secara online melalui media sosial tidak memiliki karakter yang sama dalam segi audiens. Jika anda memasang iklan online di Facebook, maka audiens yang akan anda dapatkan pastilah sangat banyak karena pengguna Facebook hampir seluruh orang di dunia, berbeda dengan audiens sosial media lainnya yang belum tentu dapat menanggapi iklan ada dengan baik sebaik menggunakan Facebook. 

3. Multimedia

Kebanyakan orang hanya menggunakan iklan online dengan banner, kenapa anda tidak mencoba beriklan menggunakan video. Marketing menggunakan video bisa menjadi salah satu alternatif untuk mearik perhatian para audiens. Dengan menggunakan video pesan dalam iklan dapat tersampaikan dengan baik, karena dengan video dapat memberikan gambaran tentang mekanisme atau konsep apa yang akan disampaikan oleh produk yang anda tawarkan.

Strategi online marketing saat ini memang sangat diminati oleh pelaku bisnis untuk mengembangkan sayap mereka di dunia bisnis. Tidak sedikit perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi sales marketing online, karena sekarang ini target lebih aktif di dunia maya sehingga dengan strategi iklan secara online ini sangat tepat untuk di terapkan. Memang membuat konten yang menarik dan mudah diserap oleh audiens itu tidak mudah, karena kita dituntut untuk membuat semenarik mungkin, sesingkat mungkin dan mudah dimengerti oleh audiens. Anda dapat menggunakan Facebook, Twitter, atau pun Instagram. Apalagi sekarang Facebook sudah didukung dengan layanan FacebookAds untuk menunjang marketing anda secara online dan lebih luas jangkauannya. Tidak hanya itu sosial media instagram pun sekarang juga sudah dapat anda jadikan sebagai lahan periklanan secara online.

5/07/17

5 Cara Cepat Meningkatkan Pendapatan Usaha

5 Cara Cepat Meningkatkan Pendapatan Usaha

Cara Meningkatkan Keuntungan Bisnis
Dalam dunia bisnis, cara meningkatkan pendapatan bisnis menjadi hal yang patut dipelajari. Kini banyak dari anak muda yang sudah mulai merambah ke dunia bisnis. Awal mula yang hanya iseng ingin mendapatkan uang saku tambahan akhirnya sekarang menjadi mata pencaharian utama baginya. Di Indonesia sendiri sudah banyak pebisnis muda yang sukses mendulang pundi-pundi rupiah dari hasil bisnis yang mereka geluti. Karena hasil yang menggiurkan sekarang ini banyak anak-anak muda bahkan anak sekolah pun sudah mulai mencicipi bisnis mereka secara kecil-kecilan dengan modal seadanya, biasanya kebanyakan dari mereka merilis mulai dari membuka toko online yang bermodalkan handphone saja dengan mengambil barang milik orang lain atau sering disebut dengan istilah dropship. Pastinya dalam berbisnis anda menginginkan laba yang cukup tinggi, karena anda akan merasa puas dan pendapatan bisnis anda dapat digunakan lagi untuk mengembangkan bisnis anda agar dapat bersaing dengan para pebisnis lainnya.

Berbagai cara akan mereka lakukan untuk meningkatkan usaha mereka, mulai dari strategi pemasaran yang tepat sasaran dan banyak cara lainnya yang mereka tempuh untuk meraup untung. Kali ini kita akan mengulas bagaimana cara untuk menaikkan pendapatan bisnis anda secara cepat?

5 cara berikut ini dapat anda lakukan untuk meningkatkan pendapatan bisnis anda :

1. Pengembangan Bisnis

Bagi anda yang sudah memulai suatu bisnis, mungkin anda perlu melakukan perencanaan bisnis yang merupakan kunci dari perluasan bisnis itu sendiri. Sebagai langkah awal anda dapat membuat daftar perencanaan apa saja yang harus anda lakukan. Misalnya saja anda membuka bisnis di bidang kuliner, sebagai langkah awal anda dapat menentukan kota mana yang menjadi sasaran untuk mengembangkan bisnis anda dengan membuka beberapa cabang di kota tujuan. Selain itu anda juga perlu melakukan riset pasar guna mengetahui potensial bisnis anda di kota tersebut.

2. Produk Baru

Jika produk anda laku keras di pasaran, tidak ada salahnya anda mempunyai gebrakan terbaru dengan memperkenalkan atau memproduksi produk baru untuk bisnis anda. Memang menciptakan suatu produk baru yang dapat diterima oleh pasar dan mempunyai keunikan tersendiri memang tidak mudah, apalagi untuk pebisnis pemula. Tapi tidak ada salahnya anda membuat produk baru, lakukan riset terlebih dahulu bagaimana tanggapan pasar terhadap produk baru anda. Banyak dari pelaku bisnis menanyakan langsung kepada calon konsumen tentang kritik dan saran untuk produk baru yang sesuai dengan mereka.

3. Memperbaiki Pelayanan

Pelayanan merupakan hal yang sangat penting dalam dunia bisnis, karena dengan pelayanan yang baik secara signifikan akan menaikkan omset keuntungan anda. Misal dalam bisnis toko online yang beribu-ribu orang dapat mengaksesnya dimanapun mereka berada, pastinya calon konsumen menginginkan pelayanan yang maksimal. Dimulai dari menanggapi sesi tanya jawab tentang produk yang anda jual, untuk cara pembelian dan sebagainya, sebaiknya anda melayani secara maksimal agar para konsumen merasa puas berbelanja di tempat  anda. Service atau pelayanan yang baik akan menarik perhatian para konsumen, karena orang akan merasa nyaman dan senang dengan pelayanan yang dapat mereka dapatkan.

4. Iklan dan Pemasaran

Kegiatan promosi menjadi hal yang cukup penting sebagai salah satu cara meningkatkan penjualan yang berakibat pada keuntungan bisnis. Media pemasaran dapat beragam mulai dari media cetak, elektronik atau dalam interaksi sosial. Pada artikel sebelumnya i-Bisnis pun memperkenalkan salah satu media pemasaran yang cukup penting seperti membuat website atau mendaftarkan lokasi bisnis Anda dalam layanan Google Bisnisku. Dengan semakin dikenalnya produk / layanan Anda melalui iklan, tentu dapat mendatangkan lebih banyak pelanggan dan berakibat pada jumlah penjualan.

Strategi yang tepat dapat meningkatkan keuntungan bisnis anda secara cepat. Anda dapat memulainya dengan langkah-langkah yang sederhana seperti cara yang telah kita ulas diatas. Strategi yang anda gunakan akan sangat mempengaruhi perkembangan bisnis anda, apakah bisnis yang anda jalani ini akan semakin berkembang atau berhenti ditengah jalan atau bisa jadi secara perlahan mengalami kemunduran. Pastinya untuk para pelaku bisnis tidak menginginkan bisnisnya mengalami kemunduran. Mulailah pembaharuan dan strategi untuk mengikuti kemauan pasar secara perlahan dan pasti, sehingga anda akan mendapatkan kunci untuk melonjakan keuntungan bisnis anda. Rencanakan dan pikirkanlah untuk langkah berikutnya agar bisnis anda tidak jalan ditempat.

Demikianlah artikel tentang cara untuk meningkatkan pendapatan usaha secara cepat yang dapat kami sampaikan untuk anda. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat membantu Anda untuk menaikkan keuntungan bisnis yang sedang anda tekuni, tetap berusaha untuk menjadi lebih baik dan dapat menerima kritik dan saran dari orang, karena dengan menerima kritik dan saran itu akan membangun anda menjadi seorang pebisnis yang sukses.

4/28/17

Belajar dari kasus situs Telkomsel kena Hack

Belajar dari kasus situs Telkomsel kena Hack

Belajar dari kasus peretasan situs Telkomsel
Pagi ini (28/04/17) Indonesia digemparkan dengan berita peretasan pada salah satu situs milik penyedia layanan telekomunikasi selular terbesar di negeri ini yaitu Telkomsel. Dalam aksinya, hacker menyampaikan kritiknya pada halaman muka milik provider tersebut. Meski terkesan pedas namun teguran keras itu malah mendapat banyak dukungan dari netizen. Tarif dianggap terlalu mahal dan beberapa fitur yang juga dianggap kurang bermanfaat menjadi pesan utama. Terlepas dari tindakan pro dan kontra, kita mencoba mengambil beberapa pelajaran dalam kasus peretasan situs Telkomsel tersebut.

4/26/17

10+ Cara Memulai Usaha Sampingan Bagi Karyawan

10+ Cara Memulai Usaha Sampingan Bagi Karyawan

Cara memulai bisnis sampingan bagi karyawan
Memulai sebuah bisnis sampingan adalah sebuah mimpi bagi sebagian besar karyawan. Namun cara memulai bisnis sampingan masih menjadi suatu permasalahan rumit bagi sebagian orang. Sulitnya menemukan model bisnis yang tepat, keterbatasan waktu luang, kebutuhan modal, dan berbagai permasalahan lainnya membuat seseorang tidak kunjung memulai bisnis yang ingin ia jalankan.

Hal terberat dalam berbisnis adalah memulainya. Seperti halnya seorang bayi, Anda perlu memberi perhatian dan dorongan agar ia mau belajar dan berjalan. Oleh sebab itu, i-Bisnis akan mencoba berbagi sedikit kiat yang mungkin dapat Anda pelajari dalam memulai / menjalankan bisnis sambil tetap bekerja.

10 Tips Cara Memulai Usaha Sampingan Bagi Seorang Karyawan

1. Mempersiapkan model bisnis

Sebelum memulai bisnis, Anda perlu membuat perencanaan produk agar tepat sasaran dan mudah menentukan arah bisnis. Model bisnis dapat digambarkan melalui sebuah skema. Saat ini sudah tersedia berbagai bentuk skema Model bisnis namun untuk model bisnis yang paling populer saat ini adalah model bisnis kanvas yang telah diperbarui dan disebut sebagai ‘Lean Canvas’.

Contoh Model Bisnis Lean Canvas
Contoh Model Bisnis "Lean Canvas"

Lean Canvas terdiri atas 9 kolom antara lain:

  • Problem (Permasalahan): Merupakan pokok masalah yang ingin Anda selesaikan melalui produk yang Anda buat
  • Solution (Solusi): Berupa kumpulan solusi atas permasalahan yang terjadi
  • Key Metrics (Kunci Utama): Target yang perlu Anda capai untuk memenuhi solusi
  • Cost Structure (Struktur Biaya): Besarnya biaya yang Anda perlukan untuk mendapatkan kunci utama
  • Unfair Advantage (Keuntungan Tidak Adil): Merupakan alat yang mungkin tidak dimiliki oleh kompetitor Anda seperti mesin khusus atau sumber lain.
  • Channel (Media): Bagaimana produk Anda nantinya akan dipasarkan
  • Customer Segment (Target Pembeli): Calon pelanggan yang Anda targetkan
  • Revenue Streams (Aliran Pendapatan): Seberapa besar perkiraan pendapatan yang bisa Anda peroleh setelah memenuhi seluruh target
  • Unique Value Proposition (Nilai Keunikan): Merupakan kelebihan usaha Anda dibandingkan dengan kompetitor 

2. Pastikan kontrak kerja Anda dan daftarkan usaha Anda

Ketika Memulai bisnis sampingan bagi karyawan, Anda perlu meninjau kembali kontrak kerja Anda terhadap perusahaan. Dalam kontrak kerja terdapat beberapa poin yang mungkin membatasi bisnis yang Anda jalankan seperti Peraturan Perusahaan yang menyatakan bahwa karyawan dilarang mendirikan bisnis yang sejalan dengan bisnis perusahaan, atau Peraturan mengenai hak kekayaan intelektual perusahaan. Sebagai akibat dari pelanggaran peraturan tersebut bisa berdampak pada pemutusan hubungan kerja bagi Anda. Selain itu, untuk menguatkan badan usaha Anda dari adanya sengketa dengan perusahaan tempat Anda bernaung, sebaiknya Anda mendaftarkan usaha Anda secara hukum.

3. Mencari rekan bisnis

Mencari orang lain untuk mengelola bisnis Anda memeng bukan perkara mudah. Namun sebaiknya hal ini tidak menjadi penghambat bagi Anda. Ada baiknya Anda mencoba mendelegasikan bisnis Anda pada seseorang dan meninjau kinerjanya. Seperti halnya mencari seorang pasangan hidup, Anda perlu mencari dan mencoba menjalin hubungan untuk mengetahui kecocokan Anda dengan calon tersebut.

4. Dapatkan pengalaman pelanggan

Suara dari pelanggan merupakan kesempatan emas Anda untuk memperbaiki kualitas produk dan layanan Anda. Beberapa metode yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan pengalaman pelanggan antara lain dengan membuat survei, memberikan produk percobaan, atau mendekati pelanggan untuk mencari informasi dan menjalin ikatan personal.

5. Tentukan inovasi dan target

Dalam memulai bisnis, Anda dituntut untuk terus berkembang dan mempertanggungjawabkan produk Anda pada orang lain. Anda harus terus menentukan target dalam rentang waktu tertentu agar pergerakan bisnis Anda pasti dan mampu bersaing dengan kompetitor.

6. Jangan terlalu perhitungan

Korbankan sedikit penghasilan Anda untuk memenuhi kebutuhan usaha. Memulai bisnis membutuhkan totalitas dan cukup banyak pengorbanan. Membuat perhitungan matang itu perlu, namun pasti akan selalu ada kebutuhan tak terduga dan Anda harus siap menghadapinya.

7. Menjalin hubungan sebanyak mungkin

Sementara Anda masih berada dalam lingkup pekerjaan, Anda masih banyak bertemu orang-orang dalam pekerjaan Anda saat ini. Manfaatkan peluang tersebut untuk memperluas hubungan Anda sambil mempromosikan bisnis Anda. Anda tidak akan pernah tahu bahwa sebuah hubungan kecil yang Anda buat dengan orang lain akan memberi dampak besar terhadap bisnis Anda.

8. Percayalah, Anda tidak menginginkan investor

Keterbatasan modal memang menjadi salah satu kendala yang sering dikeluhkan banyak orang. Namun usahakan untuk memulai bisnis Anda dengan modal sedikit mungkin, hal ini untuk mendidik Anda dalam menghadapi masalah finansial suatu saat nanti. Jika Anda dapat mengelola bisnis Anda dengan modal kecil, maka jika suatu saat usaha Anda mendapat guncangan tidak akan mengejutkan Anda.

9. Bekerja saat malam dan akhir pekan

“Waktu” merupakan sumberdaya Anda yang paling berharga. Saat Anda sibuk sepanjang hari dengan pekerjaan Anda, usahakan untuk meninjau bagaimana bisnis Anda berjalan hari ini. Gunakan waktu akhir pekan Anda untuk terjun dalam bisnis Anda sehingga Anda benar-benar memahami perjalanan bisnis Anda dan apa saja yang perlu Anda berikan dukungan. Anda juga dapat memahami kearah mana bisnis Anda seharusnya berkembang dan membatasi beberapa hal yang tidak perlu.

10. Bertingkah seperti perusahaan besar

Meskipun perusahaan Anda hanya terdiri dari 1-2 orang, namun pelanggan Anda tidak mengetahui itu, mereka hanya menginginkan hanyalah produk Anda. Maka berikan pelayanan terbaik untuk mereka. Ciptakan kesan profesional dengan membentuk website bisnis, menampilkan lokasi bisnis Anda melalui Google Bisnisku, mengatur jadwal pertemuan, dsb.

Hal terakhir untuk Anda lakukan adalah ‘Resign’, keluar dari pekerjaan Anda dan mulai terjun sepenuhnya pada bisnis yang Anda geluti. Setelah Anda melalui 10 tahapan cara memulai bisnis sampingan bagi karyawan, satu-satunya yang perlu Anda lakukan adalah fokus penuh pada pengembangan bisnis Anda. Untuk beberapa waktu mungkin pendapatan Anda dalam bisnis belum sebanding dengan upah yang Anda dapat dari perusahaan. Tetapi Anda telah memiliki gambaran bagaimana usaha Anda berjalan dan berkembang dikemudian hari.



4/25/17

6 Langkah Menyusun Perencanaan Anggaran Bisnis

6 Langkah Menyusun Perencanaan Anggaran Bisnis

Cara Merencanakan Anggaran Bisnis
Membuat rencana anggaran biaya dalam Bisnis merupakan hal yang wajib Anda lakukan ketika memulai atau pun saat menjalankan sebuah usaha. Anggaran bisnis merupakan salah satu strategi bisnis yang dapat membantu Anda memprediksi kelangsungan bisnis Anda dimasa depan. Meskipun bisnis bukan suatu hal yang pasti, namun sebuah perencanaan keuangan akan lebih menguatkan usaha Anda saat terjadi guncangan tak terduga. Tanpa adanya budgeting, usaha bisa saja menghabiskan pengeluaran lebih besar dari seharusnya sehingga keuntungan Anda menipis atau bahkan berpotensi bangkrut.

Metode budgeting pada setiap badan usaha berbeda-beda sesuai keperluan masing-masing, namun pada dasarnya, pembuatan anggaran adalah bentuk perencanaan untuk pembelian aset bisnis maupun biaya operasional dibandingkan dengan perkiraan pendapatan / target pendapatan dalam satu bulan. Rincian anggaran bisnis biasanya dicatat melalui Transaction Cash Flow (alur transaksi uang).

6 Langkah Tepat Membuat Anggaran Bisnis Tetap Positif

1. Mencari nilai standar industri

Mencari nilai standar industri disini adalah dengan membuat perbandingan dengan pengusaha lain pada jenis usaha yang sama. Setiap badan usaha memang memiliki taraf standar yang berbeda, oleh sebab itu Anda hanya perlu mencari yang sekiranya masih pada tingkat yang sama atau satu tingkat diatas bisnis Anda. Nilai standar yang perlu dicari disini antara lain terkait pengadaan aset, biaya produksi, hingga harga jual produk rata-rata. Dengan mengetahui pembanding tersebut diharapkan Anda dapat membuat gambaran lengkap mengenai apa saja yang Anda butuhkan dalam usaha yang Anda bangun, dan seberapa besar kemampuan Anda dalam mencukupi kebutuhan tersebut.

2. Membuat tabel dan bagan

Buatlah catatan dalam bentuk tabel dengan rincian dan angka yang tepat agar hasil yang didapat pun lebih akurat. Anggaran dibuat dalam rangka untuk mengatur jumlah pengeluaran dan pemasukan agar perusahaan memperoleh angka pertumbuhan yang positif. Untuk membuat tabel Anda dapat memanfaatkan aplikasi Ms. Excel agar dapat diolah dengan lebih rapi sehingga mudah dibaca.

3. Membuat faktor pengurang

Ketika angka pertumbuhan / profit Anda cukup tinggi dan cukup stabil dalam beberapa bulan, ada baiknya Anda mulai mencari Faktor Pengurang. Faktor Pengurang disini adalah adanya tambahan aset baru atau adanya peremajaan aset secara berkala. Aset dapat berupa tambahan alat produksi maupun jumlah karyawan. Sebagai catatan agar tetap memperhatikan kemampuan keuangan Anda sebelum menambahkan faktor pengurang.

4. Mengurangi biaya pengeluaran

Dalam merencanakan anggaran bisnis, rekan-rekan dituntut untuk mendapatkan profit secara stabil dengan target yang semakin meningkat secara berkala. Lalu bagaimana caranya meningkatkan profit tanpa harus mengorbankan harga jual produk atau menambah jumlah produksi? Salah satu solusinya adalah dengan berhemat, kurangi potensi pengeluaran tak terduga seperti perawatan berkala pada mesin agar mesin tetap prima selama produksi, atau dengan membuat sistem pengawasan baru yang lebih ketat agar setiap transaksi terlacak dan teratur dengan baik.

5. Meninjau perkembangan bisnis

Lakukan pemeriksaan anggaran secara berkala untuk menemukan potensi biaya tambahan atau biaya yang tidak diperlukan lagi. Dengan pemeriksaan anggaran secara berkala, Anda dapat memastikan bahwa target tetap tercapai, atau jika terdapat penghambat, Anda dapat segera mengetahui dan membuat solusi lebih cepat agar tidak berlarut-larut dan mengurangi anggaran bisnis Anda.

6. Berusaha mencari suplier terbaik

Meski saat ini Anda telah memiliki suplier yang sesuai dengan harapan Anda, tidak ada salahnya untuk terus mencari suplier lain yang mampu memberikan kualitas dan layanan yang lebih baik. Atau dalam proses mencari suplier lain dapat menginspirasi Anda mengenai nilai lebih yang barangkali tidak Anda sadari selama berbisnis dengan suplier langganan Anda.

Membuat perencanaan anggaran bisnis secara matang akan sangat membantu Anda dalam membuat beberapa keputusan finansial. Anda dapat mengetahui seberapa besar kebutuhan Anda, berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menutup angka negatif dalam pembukuan Anda, serta kapan saatnya Anda menambah aset untuk mengembangkan bisnis Anda secara bertahap.

Klik Subscribe dibagian atas web untuk mendapatkan pemberitahuan artikel terbaru i-Bisnis langsung melalui email Anda.

4/23/17

5 Cara Memulai Bisnis Kecil Agar Sukses

5 Cara Memulai Bisnis Kecil Agar Sukses

Tips Wirausaha Bagi Pemula
Memulai wirausaha memang bukan perkara mudah bagi seorang pemula. i-Bisnis akan mencoba membagi beberapa tips bagaimana cara memulai usaha skala kecil Anda dan mengelolanya hingga dapat tumbuh menjadi usaha mandiri. Bagi masyarakat Indonesia saat ini wirausaha masih menjadi sebuah alternatif kedua selain menjadi seorang karyawan untuk mencari pendapatan. Beberapa mitos tentang wirausaha menjadi momok tersendiri, selain itu jaminan pendapatan tetap menjadi alasan pertama masyarakat kita berebut mencari lowongan kerja. Padahal jika kita telaah jauh, hanya sekitar 20% karyawan yang bisa berkembang dalam sebuah perusahaan. Di sini lah banyak karyawan yang kemudian menyesali langkah yang mereka ambil. Karena alasan tersebut pula banyak wirausahawan baru dengan latar belakang eks-karyawan perusahaan setelah mereka menyadari bahwa bisnis itu memang tidak pasti tetapi jauh lebih menguntungkan.

4/14/17

5+ Bisnis Fotografi Mudah Untuk Dicoba

5+ Bisnis Fotografi Mudah Untuk Dicoba

Ketika kita merambah bisnis dalam bidang fotografi, kamera menjadi sebuah kunci penting. Kamera sudah cukup banyak mengubah kehidupan kita. Bukan hanya untuk mengabadikan momen spesial, kamera sudah menjadi sebuah peralatan seni. Perusahaan-perusahaan di bidang teknologi pun saling berlomba untuk membuat kamera dengan kualitas terbaik, hal ini mempermudah siapa saja untuk menjadi fotografer meski tanpa peralatan khusus. Namun tentu saja untuk benar-benar bisa menghasilkan kualitas foto terbaik memerlukan pengalaman dan keahlian dalam memahami cara kerja kamera dan teknik-teknik fotografi dengan lebih baik.

Selain itu, kegiatan fotografi bisa menjadi hobi yang sangat menyenangkan dan cukup menantang karena untuk mendapatkan nilai seni dari teknik fotografi itu sendiri bukan hal mudah. Inilah mengapa seorang fotografer profesional bisa memperoleh pendapatan begitu besar. Perlu digaris bawahi kembali bahwa nilai seorang fotografer dilihat dari hasil karyanya bukan dari seberapa mahal peralatannya. Meskipun sebagai fotografer Anda bebas menentukan tarif Anda, coba sesuaikan dengan kualitas karya Anda agar tidak terlalu mengecewakan pelanggan. Selalu ingat prinsip bisnis bahwa kepuasan pelanggan adalah prioritas utama.

Sebagai seorang fotografer, bisnis dalam bidang fotografi cukup beragam antara lain:

1. Freelance Photographer

Saat ini sebagian besar fotografer masih mengandalkan kegiatan freelance sebagai penghasilan utama mereka. Untuk mencari pekerjaan secara freelance terbilang cukup sulit karena hubungannya sangat erat dengan seberapa banyak relasi Anda. Seorang fotografer freelance biasanya banyak disewa saat ada acara-acara khusus seperti pre-wedding atau saat pernikahan itu sendiri, juga acara-acara resmi kenegaraan atau bahkan untuk berita, dsb.

2. Membangun Studio Foto

Tujuan membangun sebuah studio foto adalah agar orang-orang yang memerlukan jasa Anda dapat menemui Anda di studio. Dengan memiliki studio foto sendir, Anda pun dapat berlatih dan bereksperimen dengan lebih leluasa dalam studio.

3. Menjual Foto Dalam Situs Online

Anda bisa menjual karya seni fotografi Anda dalam situs-situs penyedia gambar secara online. Memang untuk distribusi digital dalam situs online rentan terhadap pembajakan karya cipta, namun saat ini situs-situs penyedia layanan penjualan karya digital telah mengatasinya dengan menyelipkan watermark. Beberapa situs penyedia layanan yang dapat Anda ikuti adalah Istockphoto.com , ShutterStock.com ; Alamy.com ; StockFresh.com ; serta beberapa situs lainnya. Menjual foto hasil karya Anda juga termasuk bisnis online yang menjanjikan.

4. Endorse Dari Media Sosial

Tampilkan karya-karya indah Anda dalam situs sosial untuk memancing adanya penggemar karya Anda. Semakin banyak yang menjadi follower Anda, maka tarif rekomendasi produk / endorse di channel milik Anda akan semakin mahal. Media yang cukup populer dalam berbagi foto saat ini adalah Instagram.

5. Membuka Pelatihan Fotografi

Fotografi memang membutuhkan banyak pengetahuan dan pengalaman, selain itu juga keindahan dari seni fotografi itu sendiri membuat fotografi menjadi hobi yang menyenangkan. Banyak sekali orang-orang yang ingin mempelajari tips-tips fotografi, lalu kenapa tidak Anda coba kesempatan ini dengan membuka sarana pelatihan fotografi.

Selain kelima cara tersebut, jika Anda pernah membaca artikel kami sebelumnya tentang cara mendapatkan penghasilan dari hobi, informasi dalam artikel tersebut bisa rekan-rekan i-Bisnis coba.

Tips untuk meningkatkan penghasilan bisnis dalam bidang fotografi bagi fotografer.

Fotografi merupakan keterampilan yang rumit, beberapa tips dibawah ini perlu Anda coba agar pelanggan Anda semakin merasa puas atas hasil karya yang rekan-rekan buat:

1. Berlatih dan banyak mencoba

Untuk menjadi seorang fotografer profesional dibutuhkan pengalaman dan jam terbang yang mumpuni. Kemampuan dalam menganalisa kondisi di berbagai lokasi hanya bisa didapat dari latihan dan uji coba.

2. Belajar editing foto

Setiap fotografer wajib mengetahui cara editing foto melalui aplikasi-aplikasi yang telah ada saat ini seperti Adobe Photoshop atau Adobe Lightroom, karena dengan menguasai aplikasi tersebut, Anda dapat menganalisa dan memperbaiki kualitas foto atau bahkan menambahkan efek lain yang tidak bisa didapat di lingkungan sekitar Anda seperti mengubah background foto.

3. Berpetualang

Anda harus rajin berpetualang ke tempat-tempat yang belum pernah Anda kunjungi dengan tujuan untuk mendapatkan inspirasi dan referensi lokasi, lingkungan, adat, dsb. Berpetualanglah, nikmati keindahan dunia sambil mengabadikan perjalanan kamu lewat kamera.

4. Memperluas relasi

Tidak bisa disangkal lagi, bahwa relasi adalah kunci seorang fotografer untuk mendapatkan pekerjaan secara nyata. Dapatkan rekan sebanyak mungkin dari berbagai wilayah, perluas hubungan Anda melalui perjalanan, komunitas, media sosial, perteman, atau keluarga.

5. Membuat proyek-proyek kecil

Sambil melatih kemampuan Anda, Anda bisa membuat proyek-proyek kecil seperti dalam satu bulan ini khusus untuk mengambil foto macro, lalu bulan berikutnya untuk mengambil foto obyek bergerak, bulan berikutnya tentang pemandangan alam, dsb. Hasil foto tersebut dapat Anda tampilkan dalam akun sosial Anda dan untuk hasil terbaik dapat Anda jual melalui toko online yang disebutkan diatas.

Membahas mengenai bisnis dalam bidang fotografi tidak akan pernah hilang hingga berganti masa. Jika Anda menanyakan, berapa tarif seorang fotografer? Hal itu tergantung pada kualitas, profesionalitas, fasilitas, kerumitan, dll.

Ingin tahu lebih banyak mengenai bisnis dan wirausaha? Subscribe dan daftarkan email Anda untuk mendapat informasi artikel terbaru kami.

4/10/17

Pengalaman Penjualan Pertama Dari Bisnis Reseller

Pengalaman Penjualan Pertama Dari Bisnis Reseller

Bagi sebagian orang, menjual sesuatu bukanlah sesuatu yang mudah. Bahkan bagi sebagian orang memiliki prinsip bahwa ia hanya akan membeli sesuatu dari hasil kerja kerasnya, dan tidak akan pernah menjual apapun dalam hidupnya. Tetapi tanpa disadari bahwa itu adalah prinsip yang kurang tepat. Karena saat Anda bekerja pada suatu instansi, sesungguhnya Anda telah menjual kemampuan Anda. Ya, kemampuan intelektual yang Anda investasikan dari sekolah dan mungkin hasil Anda bekerja dalam beberapa tahun telah mampu menutupi biaya sekolah Anda. Tetapi ada satu hal yang Anda lupakan yaitu waktu. Tanpa Anda sadari Anda telah menjual waktu Anda yang begitu berharga. Banyak orang yang menyesalinya ketika mereka tumbuh semakin tua sedangkan karir mereka stagnan.

Itulah yang penulis benar-benar rasakan ketika menjadi seorang karyawan. Kebutuhan semakin meningkat tidak sebanding dengan karir di perusahaan. Ingin kembali belajar untuk meningkatkan kemampuan, namun waktu sangat terbatas sehingga tidak memungkinkan untuk kembali ke dunia pendidikan resmi. Tetapi dengan semangat untuk terus belajar membuat penulis memilih belajar secara otodidak. Tetapi muncul sebuah permasalahan lagi, butuh peralatan untuk belajar (kebetulan penulis tertarik dengan dunia robotik) sementara alat-alat yang dibutuhkan cukup mahal. Lalu muncul lah ide untuk belajar sambil menjual.

Untuk peralatan dan bahan-bahan belajar saya cari sumber yang paling murah secara impor lewat salah satu toko online yang pernah i-Bisnis tulis dalam artikel mengenai menjadi reseller barang impor. Peralatan tersebut penulis beli lebih dari satu, tentu saja satu untuk digunakan belajar sendiri, dan sisanya untuk dijual kembali. Untuk metode penjualan barangnya pun menggunakan salah satu penyedia toko online. Jika Anda ingin mengetahuinya mungkin artikel cara membangun Online Shop ini akan berguna.

Awalnya memang cukup sulit karena penulis merupakan anggota baru dalam penyedia jasa tersebut, di hari-hari pertama, penulis cukup pesimis karena memang belum pernah memiliki pengalaman dalam menjual apapun. Tetapi ternyata tidak seburuk yang penulis bayangkan, pada minggu ketiga mulai ada calon pembeli menanyakan produk yang penulis tawarkan. Itu merupakan kesan yang luar biasa bagi penulis, dan dengan antusias menjawab setiap pertanyaan calon pembeli. Lalu transaksi pertama pun berhasil. Tanpa disangka, pembeli pun menyatakan puas terhadap produk dan layanan yang penulis berikan. Bahkan dalam beberapa minggu kemudian semakin banyak yang menanyakan produk yang penulis tawarkan hingga penulis kekurangan stok.

Penjualan pertama benar-benar mengubah segala pandangan penulis tentang bisnis, bahwa mitos yang beredar di masyarakat dan sering menghantui calon wirausahawan ternyata tidak benar. Diluar sana banyak yang menawarkan bisnis yang menjanjikan untuk Anda coba.

Semoga ini menjadi inspirasi bagi pembaca, bahwa berbisnis itu mudah, Anda hanya perlu mencobanya, buat penjualan pertama Anda dan Anda akan belajar pengelolaan bisnis sambil berjalan. Subscribe website ini agar Anda mendapatkan informasi mengenai peluang bisnis maupun tips dalam menunjang bisnis Anda.