Selasa, 09 Mei 2017

Cara Membangun Relasi Bisnis Yang Baik dan Saling Menguntungkan

Menjalin Relasi Bisnis Yang Baik
Sebagai makhluk sosial, menjalin relasi merupakan hal penting begitu juga dalam keperluan bisnis. Manusia yang hidup di zaman modern seperti saat ini, menjalankan bisnis menjadi pilihan terbaik agar dapat bersaing di jaman global yang penuh persaingan. Bagaikan kompetisi yang tak berujung, persaingan dalam dunia bisnis ini kian ketat dan semakin mempersempit gerak bagi para pemula bisnis. Yang paling diuntungkan adalah mereka yang lebih dulu terjun dalam dunia bisnis ini, seakan tidak menyisakan celah bagi mereka yang baru pertama kali terjun mencoba menjalankan bisnisnya.

Bagi pemula bisnis seharusnya dapat mengambil contoh dari para senior yang lebih dulu mendalami bisnis, salah satu strategi yang dilakukan pebisnis jaman dulu dan terbukti sangat ampuh untuk tetap mempertahankan bisnisnya hingga saat ini dan semakin membuat kondisi bisnisnya meningkat adalah dengan menjalin relasi bisnis yang baik. Strategi ini merupakan sebuah hal yang wajar di lakukan oleh para pebisnis namun tidak semua pebisnis mampu dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan rekan-rekan bisnis mereka. Tentunya dengan menjalin sebuah hubungan yang baik dengan relasi bisnis akan membawa nilai positif dalam kemajuan bisnis yang Anda jalankan.

Dengan memiliki relasi bisnis yang kuat, bisnis yang Anda jalankan pastinya akan memiliki jaringan lebih luas. Sangat di sayangkan jika Anda menjalankan bisnis namun tidak memiliki relasi bisnis yang kuat, umumnya hal yang demikian lazim terjadi pada pemula bisnis. Beruntungnya Anda jika menemukan artikel ini yang mengulas tentang menjalin relasi bisnis yang menguntungkan bagi pemula. Karena akan ada beberapa hal yang bisa dikatakan penting untuk memiliki relasi bisnis yang kuat dan sama-sama menguntungkan bagi pihak pihak yang bersangkutan di dalamnya. 

5 poin berikut dapat membantu Anda membangun relasi bisnis yang baik dan saling menguntungkan:

1. Membuat Kesan Pertama

Kesan pertama merupakan hal yang sangat penting untuk menarik perhatian lawan bicara Anda. Membuat kesan pertama dengan menunjukan hal-hal positif merupakan kewajiban, tetapi jangan ubah jati diri Anda hanya untuk menarik perhatian lawan. Sebaiknya Anda menunjukan jati diri Anda sejak semula untuk melihat kecocokan antara Anda dan calon relasi Anda. Berusaha menjadi orang lain hanya akan mempersulit Anda dan dapat menghilangkan kepercayaan relasi Anda di kemudian hari.

2. Ramah dan Terbuka

Semua orang menyukai sikap ramah, cobalah untuk terlihat selalu tenang meski kesan pertama yang Anda dapatkan kurang menyenangkan. Berikan tanggapan pada setiap pertanyaan atau pernyataan dari lawan Anda. Cobalah untuk terbuka, dengan menceritakan hal-hal yang sekiranya perlu diketahui oleh rekan Anda. Anda tidak harus menceritakan segalanya secara detail, tetapi dengan memberikan gambaran luas tentang prospek Anda dimasa depan, tentu dapat menarik minat rekan Anda untuk mau terlibat lebih dalam.

3. Menjaga Kepercayaan

Hal ke tiga yang patut Anda pertahankan dalam menjalin relasi bisnis adalah dengan menjaga kepercayaan rekan Anda. Kepercayaan tidak mudah didapatkan kembali ketika Anda pernah mengingkarinya. Untuk menjaga kepercayaan, Anda hanya perlu bersifat apa adanya. Memberikan gambaran mimpi Anda mengenai perkembangan bisnis dimasa mendatang merupakan hal yang bagus, namun jangan pernah menjanjikan hal yang tidak mungkin Anda tepati. Ketika Anda merasa tidak dapat menepati janji Anda, coba untuk segera memperbaikinya, tunjukan bahwa Anda benar-benar orang yang bertanggung jawab.

4. Bersedia Mendengar

Semua orang suka berbicara, semua orang suka didengarkan. Kata-kata bisa menjadi pedang bermata dua, dengan kata-kata Anda dapat mengarahkan pandangan lawan, namun bagi sebagian orang terutama mereka yang sudah banyak berpengalaman, kata-kata yang dikeluarkan bisa menjadi alat yang tepat untuk menyerang pembicara kembali. Perbanyak mendengar dengan seksama dan meneliti setiap kata yang diucapkan rekan Anda, Anda dapat belajar lebih banyak dengan mendengar bukan dengan berbicara.

5. Jangan Membawa Urusan Pribadi

Bersifat simpatik memang patut dilakukan untuk menjalin relasi dalam bisnis maupun kehidupan sosial. Tapi, tidak semua orang memiliki kehidupan pribadi yang manis, sekalipun bagi orang-orang yang Anda anggap telah sukses dan bahagia. Menyinggung masalah pribadi bisa menjadi bencana yang tidak Anda duga. Seseorang dapat berubah sikap seketika saat Anda ikut campur dalam urusan pribadinya. Namun ketika suatu saat relasi Anda mau menceritakan urusan pribadinya seperti tentang keluarga atau hubungan asmara maka dapat dipastikan bahwa ia telah benar-benar mempercayai Anda. Pastikan agar Anda tidak merusak kepercayaan itu.

Itulah lima cara dalam membangun relasi bisnis yang baik dan saling menguntungkan kedua pihak. Tunjukan nilai positif yang Anda miliki, namun tetap dengan saling menghargai pendapat masing-masing. Jika ada perbedaan dalam mengemukakan pendapat, sebaiknya untuk berdiskusi dan mencari jalan tengah.

Disqus Comments